Laporkan Firman Wijaya ke Peradi, Demokrat Berharap Ada Mediasi

Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto, Firman Wijaya menjawab pertanyaan awak media seusai bertemu dengan kliennya di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 10 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ardy Mbalembout melaporkan penasihat hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, ke Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) karena menuding partainya dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai aktor besar dalam proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP. Partai itu juga akan melaporkan Firman ke Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri karena melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP juncto Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Meski begitu, Partai Demokrat dan SBY membuka pintu jika Firman mau meminta maaf. "Kami berharap ada mediasi," kata Ardy di kantor Peradi, Grand Slipi Tower, Jakarta, Senin, 5 Januari 2018. Jika Firman datang untuk meminta maaf, Partai Demokrat akan memaafkan.

Baca:
Rencana Pelaporan Pengacara Setya Novanto...
Dianggap Hina SBY, Pengacara Setya Novanto...

Masalah Firman dengan Partai Demokrat bermula pada 25 Januari 2018. Menurut Ardy, berdasarkan keterangan saksi, yaitu mantan Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat, Mirwan Amir, proyek e-KTP dikuasai partai pemenang Pemilu 2009, Partai Demokrat, dan SBY.

Firman berujar, keterangan Mirwan membuktikan bahwa kliennya bukan pihak yang mengintervensi proyek yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu. Ardy membantah pernyataan Firman. "Buktinya mana? Kami sudah konfirmasi ke KPK, dalam hal ini Febri (juru bicara KPK, Febri Diansyah). Jangankan menyidik, berpikir saja belum, berarti mendahului proses hukum," tuturnya.

Baca juga: Jenguk Setya Novanto, Pengacara Bahas Soal...

Ardy mengatakan, bila terbukti melanggar kode etik, Firman terancam sanksi, mulai teguran lisan, teguran tertulis, pemberhentian sementara, hingga pemecatan sebagai advokat. Menurut dia, sudah ada contoh pengacara yang dipecat dari Peradi, yaitu Todung Mulya Lubis dan Fredrich Yunadi. "Partai Demokrat dan SBY sebenarnya tidak menginginkan ini," ucapnya.

Ia yakin Firman sebenarnya ingin bertemu dengan Partai Demokrat dan SBY untuk meminta maaf. "Saya yakin beliau sendiri mau," ujarnya.






Setelah Lulus Gelar Sarjana Hukum, Ini Tahapan Menjadi Pengacara

8 hari lalu

Setelah Lulus Gelar Sarjana Hukum, Ini Tahapan Menjadi Pengacara

Pengacara memiliki lisensi untuk melakukan praktk hukum. Bagaimana tahapan menjadi seorang advokat ini?


Cerita Mendiang Adnan Buyung Nasution Mendirikan LBH

20 Juni 2022

Cerita Mendiang Adnan Buyung Nasution Mendirikan LBH

Menurut Adnan Buyung Nasution penegakan hukum dan keadilan tak mungkin terjadi jika rakyat kalangan menengah ke bawah dalam posisi tidak seimbang.


Sebut Peradi Otto Hasibuan Tidak Sah, Hotman Paris Dipolisikan Lagi

29 April 2022

Sebut Peradi Otto Hasibuan Tidak Sah, Hotman Paris Dipolisikan Lagi

Seorang advokat wanita merasa dirugikan karena penyataan Hotman Paris soal Peradi pimpinan Otto Hasibuan tidak sah.


DPC Peradi Jakarta Barat Somasi Hotman Paris Hutapea

26 April 2022

DPC Peradi Jakarta Barat Somasi Hotman Paris Hutapea

Dewan Pimpinan Cabang Peradi Jakarta Barat mensomasi pengacara Hotman Paris Hutapea.


Hotman Paris Keluar dari Peradi, Sindir Otto Hasibuan juga Kerap Tampil Mewah

15 April 2022

Hotman Paris Keluar dari Peradi, Sindir Otto Hasibuan juga Kerap Tampil Mewah

Hotman Paris disebut telah melanggar kode etik advokat lantaran kerap pamer kekayaan dan inilah yang mendasarinya keluar dari Peradi.


Advokat Peradi Gugat Inmendagri soal Tes PCR ke MA

28 Oktober 2021

Advokat Peradi Gugat Inmendagri soal Tes PCR ke MA

Advokat Peradi mendaftarkan permohonan uji materi terhadap peraturan mengenai tes PCR sebagai syarat perjalanan domestik ke MA


Jelang Pilpres 2024, Beberapa Parpol Ini Potensial Jadi Rumah Ridwan Kamil

7 Oktober 2021

Jelang Pilpres 2024, Beberapa Parpol Ini Potensial Jadi Rumah Ridwan Kamil

Moncernya karier dan tingginya popularitas Ridwan membuat sejumlah partai mendekatinya. Berikut jejak kedekatan Ridwan Kamil dan sejumlah parpol


Diduga Intimidasi Korban Olivia Nathania, Farhat Abbas Akan Dilaporkan ke Peradi

6 Oktober 2021

Diduga Intimidasi Korban Olivia Nathania, Farhat Abbas Akan Dilaporkan ke Peradi

Kuasa hukum Olivia Nathania, Farhat Abbas, disebut mengintimidasi dengan menelpon dan mengirim pesan kepada korban kasus penipuan CPNS.


SBY Diperiksa di Rumahnya Terkait Laporan Terhadap Firman Wijaya

21 Maret 2018

SBY Diperiksa di Rumahnya Terkait Laporan Terhadap Firman Wijaya

SBY telah diperiksa polisi sebagai saksi pelapor atas kasus pencemaran nama baik oleh advokat Firman Wijaya. SBY diperiksa sebelum Rapimnas Demokrat.


Mengurai Kasus Dokumen Palsu JR Saragih

19 Maret 2018

Mengurai Kasus Dokumen Palsu JR Saragih

Kasus dokumen palsu yang menjerat bakal calon Gubernur Sumatera Utara Jopinus Ramli Saragih atau JR Saragih terus bergulir.