KLHK: Awal 2018 Indonesia Masih Aman dari Ancaman Asap Karhutla

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Memasuki bulan kedua di 2018, masyarakat Indonesia masih terlindungi dari ancaman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Memasuki bulan kedua di 2018, masyarakat Indonesia masih terlindungi dari ancaman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    INFO NASIONAL-- Memasuki bulan kedua di 2018, masyarakat Indonesia masih terlindungi dari ancaman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga 2 Februari 2018 tadi malam, pantauan Posko Pengendalian Karhutla Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak mendeteksi adanya asap akibat karhutla. Dari pantauan kualitas udara masih dalam kategori baik dengan nilai PM10 (8,98 – 19,28 g/m³).
     
    "Tidak ada hotspot (0 titik) yang terpantau oleh Satelit NOAA dan Satelit TERRA AQUA (NASA)- confidence level 80 persen, sampai tadi malam per pukul 20.00 WIB, untuk seluruh Indonesia. Sementara Satelit TERRA AQUA (LAPAN)- confidence level 80 persen, menunjukkan 3 titik yang terdapat di Sumatera Barat," ujar Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles B Pandjaitan. 
     
    "Untuk seluruh hotspot yang terpantau, kami sudah memerintahkan untuk dilakukan cek lapangan (groundcheck)," tambahnya.
     
    Dengan demikian, selama 1 Januari - 2 Februari 2018 berdasarkan Satelit NOAA, menunjukkan total 59 titik, sedangkan pada periode yang sama pada 2017 terdapat 91 titik, berarti ada penurunan jumlah hotspot sebanyak 32 titik (35,16 persen). Penurunan jumlah hotspot sebanyak 26 titik (27,08 persen) juga ditunjukkan oleh pantauan Satelit Terra/Aqua (NASA)-Confidence Level 80 persen, dimana tahun ini total sebanyak 70 titik, sedangkan pada periode yang sama tahun 2017, sebanyak 96 titik. 
     
    Adapun Tim Manggala Agni KLHK terus melakukan patroli mandiri dan sosialisasi di provinsi-provinsi rawan karhutla, seperti di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tenggara. 
     
    Sementara itu, informasi dari lapangan, dilaporkan adanya pemadaman lanjutan oleh Manggala Agni Daops Pekanbaru, di Desa Air hitam, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru pada 2 Februari 2018. Luas kebakaran diperkirakan 10 hektare, dengan jenis tanah gambut, dan vegetasi ilalang, namun saat ini api telah berhasil dipadamkan.(*)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.