Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Tanggapi Aksi Dukung Untung Sangaji

Presiden SBY (kanan) menyerahkan piagam P2BN 2010 kepada Gubernur Nangroe Aceh Darussalam Irwandi Yusuf di Istana Negara, Jakarta (3/12). ANTARA/Widodo S. Jusuf

TEMPO.CO, Aceh - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf hadir dalam unjuk rasa Aliansi Pencinta Syariat Islam Aceh yang mendukung Kepala Kepolisian Resor Aceh Utara AKBP Untung Sangaji merazia waria. Irwandi mengatakan mengecam perilaku LGBT.

“Tetapi masyarakat janganlah membenci orangnya, tetapi membenci perilaku LGBT tersebut,” kata Irwandi di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat siang, 2 Februari 2018.

Baca juga: Tangkap Waria, Kapolres Aceh Utara Masih Diperiksa Propam Polri

Seratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Pecinta Syariat Islam Aceh berunjuk rasa mendukung AKBP Untung Sangaji yang merazia kelompok waria di Aceh Utara dan mengecam perilaku LGBT. “Masyarakat Aceh bersama Untung Sangaji,” kata Koordinator Aksi, Tgk Marsyuddin Ishak.

Menurut Marsyuddin, tindakan Kapolres Aceh Utara itu merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan kaum waria yang populasinya terus bertambah.

Dia menentang segala bentuk intervensi baik dari nasional maupun internasional terkait penerapan syariat Islam khususnya dalam hal pembinaan perilaku menyimpang LGBT di Aceh.

Ketua Asosiasi Keuchik seluruh Aceh, Mukhsalmina mengharapkan pihak kepolisian dan pemerintah Aceh menindak tegas perilaku LGBT di Aceh. “Pembinaan tidak hanya di Aceh Utara, tapi juga di seluruh Aceh,” katanya.

Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) juga diharapkan untuk melahirkan aturan atau qanun yang berkaitan dengan hal ini, sehingga aparat lebih berani mengambil tindakan.

Aksi yang didukung oleh 147 lembaga tersebut berkangsung tertib dan lancar. Ratusan aparat kepolisian dan Satpol PP WH berjaga di lokasi. Aksi berakhir sekitar pukul 15.30 WIB dan kemudian massa membubarkan diri.

Ahad dini hari lalu, aparat Polres Aceh Utara menjaring 12 waria yang ditangkap dari 5 salon kecantikan yang tersebar di Kecamatan Lhoksukon dan Tanah Jambo Aye. Para waria ini diberikan pembinaan baik secara keagamaan dan lainnya. Mereka juga disuruh menyanyikan lagu Indonesia Raya dan bersorak sekeras-kerasnya hingga suara mereka menjadi macho.

Tidak cukup di situ, rambut para waria yang sebelumnya gondrong juga dipangkas dan pakaiannya diganti lazimnya pakaian seorang pria. Akibat kasus itu, Propam Polri memeriksa Untung Sangaji. Pemeriksaan dilakukan karena kecaman masyarakat terkait razia maupun perlakuan terhadap para waria setelah dirazia.






Pemilihan Ratu Waria Pernah di Jakarta Fair 1968, ini Keunikan PRJ Lainnya

13 Juni 2022

Pemilihan Ratu Waria Pernah di Jakarta Fair 1968, ini Keunikan PRJ Lainnya

Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta tahun ini diadakan pada 9 Juni hingga 19 Juni 2022. Berikut catatan keuinikan sepanjang PRJ dilangsungkan 1968.


Jakarta Fair dari Masa ke Masa, Presiden AS Richard Nixon Pernah Hadir

10 Juni 2022

Jakarta Fair dari Masa ke Masa, Presiden AS Richard Nixon Pernah Hadir

Setelah absen 2 tahun akibat Pandemi Covid-19, Jakarta Fair akhirnya digelar lagi tahun ini. Presiden AS Richard Nixon pernah hadir di PRJ 1969.


Keberagaman dalam Perayaan Natal Waria Yogya

19 Desember 2021

Keberagaman dalam Perayaan Natal Waria Yogya

Persekutuan doa Waria Yogyakarta merayakan Natal di Jalan Gowongan Kidul, Yogyakarta, Jumat, 17 Desember 2021


Lady Drag, Penentang Presiden El Salvador dalam Pengesahan Bitcoin

17 Desember 2021

Lady Drag, Penentang Presiden El Salvador dalam Pengesahan Bitcoin

Lady Drag, alter ego aktor Marvin Pleitez, muncul sebagai musuh Presiden El Salvador dalam kebijakan menerima Bitcoin sebagai mata uang yang sah


Bermula di Michat, Pembunuh Waria di Kemayoran Ditangkap Saat Kabur ke Bandung

11 Desember 2021

Bermula di Michat, Pembunuh Waria di Kemayoran Ditangkap Saat Kabur ke Bandung

Pembunuh waria di Kemayoran kabur hingga ke Bandung. Ditangkap hanya beberapa jam kemudian. Pelaku juga membawa motor milik korban.


Perjuangan Transpuan Yogya Dapatkan Layanan Kesehatan dan Bansos saat Pandemi

15 Agustus 2021

Perjuangan Transpuan Yogya Dapatkan Layanan Kesehatan dan Bansos saat Pandemi

Transpuan di Yogyakarta kesulitan mengakses fasilitas kesehatan yang layak termasuk mendapat bantuan selama pandemi.


Kisah Waria di NTT: Jadi Relawan Bencana Meski Terhimpit Pandemi Covid-19

13 Juli 2021

Kisah Waria di NTT: Jadi Relawan Bencana Meski Terhimpit Pandemi Covid-19

Meski para waria di Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) kesusahan di masa pandemi, tapi mereka turut membantu jadi relawan sejumlah bencana di sana.


Kisah Waria di Jakarta: Kehilangan Pekerjaan Kini Menjadi Pengusaha Kuliner

13 Juli 2021

Kisah Waria di Jakarta: Kehilangan Pekerjaan Kini Menjadi Pengusaha Kuliner

Sejumlah transgender perempuan (waria) di Sanggar Seroja, Jakarta, bertahan di masa pandemi dengan mendirikan usaha kuliner.


Banyak Waria di Yogyakarta Sakit, tak Bisa Mengakses Fasilitas Kesehatan

13 Juli 2021

Banyak Waria di Yogyakarta Sakit, tak Bisa Mengakses Fasilitas Kesehatan

Sepanjang pandemi, banyak waria di Yogyakarta meninggal dunia dan sakit. Mereka tak bisa mendapatkan pengobatan karena tak punya KTP.


Kemudahan Pembuatan KTP Transgender Belum Merata di Indonesia

13 Juli 2021

Kemudahan Pembuatan KTP Transgender Belum Merata di Indonesia

Walau Kementerian Dalam Negeri sudah mengumumkan kemudahan pembuatan KTP untuk transgender, tapi belum semua waria di daerah mendapatkan fasilitas itu