Pernyataan Sultan Soal Baksos Gereja Dianggap Cederai Kebhinekaan

Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kiri) melihat peta lokasi banjir di pos pengungsian Desa Kebon Agung, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, 29 November 2017. Dalam kunjungan tersebut Sri Sultan HB X melihat kondisi pengungsi korban banjir dan memberikan bantuan serta menyatakan status siaga darurat bencana. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Pernyataan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X soal batalnya bakti sosial Gereja Santo Paulus Pringgolayan, Bantul, dikritik oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Yogya Antonius Fokki Ardiyanto.

"Sultan menanggapi tindakan tersebut secara sepihak tanpa melihat latar belakang serta tidak berkeadilan dalam menyimpulkan suatu masalah daerah," ujar Fokki Ardiyanto yang merupakan Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Dewan Pimpinan Nasional Repdem dalam siaran pers kepada Tempo Jumat 2 Februari 2018.

Repdem yang merupakan sayap politik PDI Perjuangan menilai pernyataan Sultan sebagai kepala daerah itu dinilai bisa mencederai semangat hidup harmonis diantara umat beragama. "Sultan melalui pernyataannya secara tidak langsung juga terkesan tidak mendukung kehidupan yang demokratis khususnya kerukunan hidup antar umat beragama, terlebih pernyataan tersebut telah mencederai semangat kebhinekaan," ujarnya.

Baca juga: Baksos Gereja Ditolak Ormas, MUI: Bukan karena Anti-Kristiani

Sebelumnya Bakti Sosial Gereja Santo Paulus itu batal digelar pada Selasa 30 Januari 2018. Baksos tersebut digelar setelah pada Ahad pagi, 28 Januari 2018 sejumlah pemuda masjid dan organisasi masyarakat yang mengatasnamakan umat Islam menolak baksos tersebut dengan alasan kristenisasi.

Menanggapi hal itu, Sri Sultan mengatakan baksos tersebut pengemasannya kurang tepat. "Mbok baksos itu enggak usah mengatasnamakan gereja, kan persepsinya jadi lain," kata dia kepada Tempo, Rabu 31 Januari 2018.

Menurut Fokki, Sultan perlu penyegaran serta peninjauan kembali oleh Kementerian Dalam Negeri karena dinilai kurang memihak pada kebhinekaan dalam semangat dasar ideologi Pancasila.

"Kami meminta Sultan sebagai Gubernur DIY dapat memfasilitasi para pihak sehingga peristiwa itu tidak menimbulkan luka bagi segenap anak bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Sultan sebagai kepala daerah, ujar Foki, memiliki kewajiban sebagaimana tercantum dalam Undang-undang no.23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Kewajiban itu antara lain memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia; menaati seluruh ketentuan peraturan perundangundangan; dan mengembangkan kehidupan demokrasi.

Baca juga: Kata Waligereja Indonesia Soal Baksos Gereja yang Ditolak Ormas

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di sela mengikuti rapat kerja musyawarah rencana pembangunan bersama Sultan dan bupati/walikota se DIY awal pekan ini di Yogya mengaku sudah mengetahui ihwal pembubaran bakti sosial gereja di Bantul itu oleh sekelompok ormas.

"Saya sudah mendapat laporan dan diskusi dengan pak gubernur (Sultan) soal itu, tapi saya belum bisa berkomentar dulu," ujar Tjahjo. Tjahjo menuturkan pihaknya masih akan mengecek detil informasi tindakan yang mengarah intoleransi tersebut. "Baik (intoleransi) di Bantul, Sleman dan Yogya lain, masih kami cek dulu," ujarnya.






Alasan Sultan HB X Ingin Penanaman Kopi Gencar di Lereng Merapi

3 hari lalu

Alasan Sultan HB X Ingin Penanaman Kopi Gencar di Lereng Merapi

Sultan Hamengku Buwono X menuturkan ada beberapa faktor positif jika aktivitas menanam kopi di lereng Merapi jadi prioritas.


Perwakilan Ormas yang Bertemu Anies: Tak Ada Teriakan-teriakan Presiden

8 hari lalu

Perwakilan Ormas yang Bertemu Anies: Tak Ada Teriakan-teriakan Presiden

Gubernur Anies Baswedan menerima kunjungan perwakilan dari 68 Organisasi Masyarakat (Ormas) se-DKI Jakarta di rumah dinasnya


MKD Hentikan Kasus Effendi Simbolon, Ini Sejumlah Faktanya

13 hari lalu

MKD Hentikan Kasus Effendi Simbolon, Ini Sejumlah Faktanya

Politikus PDIP Effendi Simbolon sempat mendapatkan kecaman dari prajurit TNI atas ucapannya dalam rapat Komisi I DPR RI.


Tak Hanya ke TNI, Effendi Simbolon Didesak Minta Maaf ke Ormas

13 hari lalu

Tak Hanya ke TNI, Effendi Simbolon Didesak Minta Maaf ke Ormas

Effendi Simbolon didesak mengajukan permohonan maaf ke ormas atas ucapannya.


Effendi Simbolon Minta Maaf Sebut TNI Seperti Gerombolan dan Ormas

15 hari lalu

Effendi Simbolon Minta Maaf Sebut TNI Seperti Gerombolan dan Ormas

Effendi Simbolon meminta maaf kepada TNI atas ucapannya menyebut TNI kayak gerombolan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI dengan Kementerian Pertahanan dan TNI


Warga Inggris Rela Antri 7 Jam untuk Lihat Peti Mati Ratu Elizabeth II

16 hari lalu

Warga Inggris Rela Antri 7 Jam untuk Lihat Peti Mati Ratu Elizabeth II

Diperkirakan ada ribuan orang ingin melihat peti mati Ratu Elizabeth II. Walhasil, antrian pun mengular.


Raja Charles III Mengheningkan Cipta Melepas Jenazah Ratu Elizabeth II dari Gereja

16 hari lalu

Raja Charles III Mengheningkan Cipta Melepas Jenazah Ratu Elizabeth II dari Gereja

Raja Charles III mengheningkan cipta selama 10 menit saat peti mati Ratu Elizabeth II hendak keluar dari gereja St Giles.


Sejarah Westminster Abbey yang Bakal Jadi Tempat Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II

16 hari lalu

Sejarah Westminster Abbey yang Bakal Jadi Tempat Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II

Gereja Westminster Abbey memiliki peran penting dalam urusan politik, sosial, hingga budaya di Inggris selama lebih dari 1.000 tahun.


Hadiri PNPP Gereja Ibu Teresa Cikarang, Pj Bupati Bekasi Apresiasi Tokoh Umat Beragama yang Harmonis

17 hari lalu

Hadiri PNPP Gereja Ibu Teresa Cikarang, Pj Bupati Bekasi Apresiasi Tokoh Umat Beragama yang Harmonis

Pj Bupati Bekasi juga berpesan agar perayaan itu juga mengingatkan umat katolik agar meneladani dan mengimplentasikan inspirasi dari Bunda Teresa.


Surya Paloh Sesalkan Penolakan Pendirian Gereja di Cilegon

18 hari lalu

Surya Paloh Sesalkan Penolakan Pendirian Gereja di Cilegon

Surya Paloh mendesak pemerintah Kota Cilegon segera membuka ruang dialog untuk menyelesaikan masalah penolakan pendirian gereja.