Densus 88 Lepaskan Seorang Terduga Teroris di Temanggung

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Polisi bersenjata melakukan penjagaan di jalan masuk rumah Sidik (33), terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror, di Desa Pasir Wetan, Karanglewas, Banyumas, Jateng, 1 Februari 2018. Densus 88 Antiteror menangkap Sidik dan Slamet di Purwokerto, Banyumas, yang diduga memfasilitasi dan mendanai kelompok teroris Ageng Nugroho berangkat ke Filipina Selatan. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus atau Densus 88 Mabes Polri melepas Zaenal terduga teroris yang ditangkap bersama Ageng Nugroho di sebuah toko grosir di Desa Bengkal, Temanggung, karena tidak terbukti terkait jaringan teroris.

Sekretaris Desa Bengkal Rohman Gunadi di Temanggung, mengatakan Zaenal yang ditangkap pada Kamis, 1 Februari 2018 sekitar pukul 08.30 WIB akhirnya dikembalikan sekitar pukul 24.00 WIB setelah menjalani pemeriksaan.

"Semalam sudah dikembalikan ke rumah Kepala Desa dan kami beberapa perangkat desa dan tokoh masyarakat ikut menyaksikan pemulangan tersebut," katanya Jumat, 2 Februari 2018.

Baca juga: Soal Penangkapan Warga Kukar, Polri Tunggu Keterangan Densus 88

Ia mengatakan dalam pemulangan Zaenal ada satu karyawan toko grosir, yakni Luki warga Tegal juga ikut dikembalikan.

Ia mengatakan bahwa keterangan dari tim kepolisian yang mengantar pulang Zaenal, yang bersangkutan tidak terlibat terorisme, sedangkan Ageng Nugroho dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut dia, Zaenal orangnya polos tidak pernah berbuat macam-macam, dia di toko itu benar-benar untuk bekerja mencari nafkah.

Ia menilai Zaenal merupakan warga yang baik, dengan warga sekitar dan kegiatan di kampung juga aktif.

Ia mengatakan sebagai karyawan setiap hari Zaenal membuka toko grosir itu. Selama ini toko itu memang ramai dan menurut informasi omzetnya mencapai puluhan juta rupiah setiap hari. "Zaenal tidak terkait dengan kegiatan Ageng Nugroho yang ditangkap Densus kemarin," katanya.

Baca juga: Istri Terduga Teroris Kukar: Saya Tidak Tahu Barang Sitaan Polisi

Ia menuturkan Zaenal sekarang sudah berkumpul dengan keluarganya dalam kondisi sehat, namun masih dalam tahap menenangkan diri karena "shock" dengan peristiwa penangkapan kemarin.

Berdasarkan pantauan di lokasi penangkapan terduga teroris di Bengkal, Toko Aneka Grosir masih tutup dan terpasang garis polisi. Halaman di depan toko tersebut digunakan warga untuk menjemur gabah.






4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

48 menit lalu

4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

Empat pelaku perampokan toko emas di Tangerang Selatan sudah ditangkap.


Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

2 hari lalu

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

Sejak 2010, Sukaharjo kerap terjadi teror dan bom, terakhir ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo. Ini kejadian beberapa tahun belakangan.


Bandit Bersenjata Serang Salat Jumat di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

3 hari lalu

Bandit Bersenjata Serang Salat Jumat di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

Sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah masjid dan menewaskan sedikitnya 15 jamaah salat Jumat di negara bagian Zamfara, Nigeria


Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

4 hari lalu

Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

Untuk mengusut penyebab ledakan, Polri mengerahkan tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polresta Solo dan dibantu Satgaswil Densus 88


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

5 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

6 hari lalu

Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

Pengadilan meminta pemerintah Filipina untuk memerangi pemberontakan komunis, salah satu yang terlama di Asia, dengan menghormati hukum


Ganjar Pranowo Resmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri, Anggotanya Para Istri Eks Napiter

13 hari lalu

Ganjar Pranowo Resmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri, Anggotanya Para Istri Eks Napiter

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meresmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri yang beranggotakan para istri mantan narapidana teroris (napiter).


Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

13 hari lalu

Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

Densus 88 menangkap total 13 tersangka teroris dari kelompok Anshor Daulah (AD) pendukung ISIS di Dumai


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

14 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


Jejak Perburuan Osama Bin Laden, Pemimpin Al Qaeda Dalang Teror 11 September

18 hari lalu

Jejak Perburuan Osama Bin Laden, Pemimpin Al Qaeda Dalang Teror 11 September

Dalang teror 11 September 2001, Osama bin Laden lahir di Riyadh, Arab Saudi sekitar tahun 1957 atau 1958.