3 Petugas Pemadam Kebakaran Poso Tewas Saat Bertugas

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi kebakaran. Tempo/Indra Fauzi

    ilustrasi kebakaran. Tempo/Indra Fauzi

    TEMPO.CO, Poso - Tiga petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, tewas dalam kecelakaan saat bertugas menuju lokasi kebakaran.

    "Tiga orang meninggal dunia dan tiga orang sedang dirawat intensif di UGD Rumah Sakit Poso," kata Kepala Dinas Damkar Poso Sri Ayu Utami, setelah menjenguk korban kecelakaan, Selasa, 30 Januari 2018.

    Baca juga: Puluhan Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah Sakit

    Tiga korban yang tewas adalah Kepala Seksi Pencegahan Pemadam Kebakaran Baram Samudin, Timren Djafar, dan Adi.

    Sri menjelaskan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.30 Wita, saat petugas menuju Desa Karawasa, Kecamatan Poso Kota Utara, untuk memadamkan api di salah satu rumah warga.

    Namun di perjalanan, di Kelurahan Lawanga, mobil yang ditumpangi korban terguling dan terbalik hingga mengakibatkan satu petugas tewas di tempat dan dua lagi meninggal di rumah sakit.

    Petugas Pemadam Kebakaran Poso, Indawata, menceritakan informasi kebakaran berasal dari petugas kebersihan di kantor setempat. Petugas Pemadam Kebakaran Poso pun langsung menurunkan lima unit mobil pemadam menuju lokasi kebakaran.

    Indawata yang saat itu berada di mobil urutan ketiga, melihat ketiga korban yang meninggal, berada di mobil paling depan, berdiri di tengah mobil, antara tangki air dan depan mobil.

    Kepala Kepolisian Resor Poso Ajun Komisaris Besar Bogiek Sugiarto yang ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso mengatakan, kecelakaan terjadi akibat sopir mobil menghindari motor dari arah berlawanan.

    Dari ketiga jenazah petugas pemadam kebakaran Poso saat ini, dua di antaranya telah dikembalikan ke pihak keluarga. Sementara satu jenazah masih dalam kamar jenazah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.