Dana Alokasi Khusus untuk Program KB Naik Jadi Rp 2,3 Triliun

Petugas Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) Makassar menyuntik seorang warga saat menggelar program KB keliling di kantor Kelurahan Karunrung Makassar, 26 Maret 2015. TEMPO/Fahmi Ali

TEMPO.CO, Jambi - Pemerintah pusat menggelontorkan dana alokasi khusus (DAK) 2018 untuk Subbidang Keluarga Berencana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) sebesar Rp 2,3 triliun pada 2018. Jumlah tersebut meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 1,1 triliun.

Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal mengatakan kenaikan DAK tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas program KB yang tengah digalakkan oleh Presiden Joko Widodo. "Sebagian besar ditujukan untuk program KB di daerah," kata dia saat ditemui dalam Sosialisasi dan Konsultasi DAK 2018 Subbidang KB di Novita Hotel, Jambi pada Senin, 29 Januari 2018.

Baca: KB Menjadi Program Pengentasan Kemiskinan dari BKKBN

Dari jumlah tersebut, Nofrijal mengatakan sekitar Rp 1,8 triliun digunakan kebutuhan non-fisik. Kebutuhan tersebut di antaranya terdiri dari operasional kegiatan di kampung KB dan operasional penyuluhan.

Seperti diketahui, kata Nofrijal, kampung KB merupakan program pemerintah pusat yang dicanangkan pada 2016 untuk mengendalikan jumlah penduduk dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. "Ini masuk program percepatan pemerintah," ujarnya.

Hingga triwulan ketiga 2017, tercatat sudah terbentuk 5.505 Kampung KB, termasuk di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Di tingkat kecamatan, sekitar 4.754 kecamatan sudah memiliki Kampung KB. Jumlah tersebut telah mencakup 34 persen dari 7.160 jumlah kecamatan di Indonesia.

Baca: BKKBN Inginkan Nelayan Ikuti Program Kampung KB

Sementara itu, sisa DAK sebesar Rp 500 miliar akan digunakan untuk kebutuhan fisik. Nofrijal mengatakan kebutuhan itu untuk membangun berbagai fasilitas penyuluhan, pembelian alat non media hingga penyedian alat komunikasi bagi penyuluh lapangan KB.

Berkaitan dengan kenaikan DAK itu, Pelaksana tugas Kepala BKKBN Sigit Priohutomo mengingatkan agar penggunaan dana tersebut tidak overlapping dengan penggunaan dana lainnya. Sebab, program KB juga dibiayai oleh APBN dan APBD dari pemda setempat.

"Jangan sampai ada kegiatan yang overlapp dan menyimpang dari program," kata Sigit. Dia meminta agar masing-masing kantor perwakilan BKKBN mengawal perencanaan dan pelaksanaan program KB secara serius.






Sosialisasi Penggunaan Alat Kontrasepsi Perlu Terus Dilakukan

1 hari lalu

Sosialisasi Penggunaan Alat Kontrasepsi Perlu Terus Dilakukan

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo terus ingatkan pentingnya sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi untuk menekan angka kelahiran yang tidak direncanakan.


Cegah Stunting, Sri Mulyani Minta Kementerian dan Lembaga Transparan soal Data

54 hari lalu

Cegah Stunting, Sri Mulyani Minta Kementerian dan Lembaga Transparan soal Data

Sri Mulyani mengimbau supaya kementerian tak hanya menampilkan data di situs berupa tabel-tabel jumlah anggaran untuk stunting.


Bantu Atasi Gizi dengan Pola Bapak Asuh Anak Stunting

17 Juli 2022

Bantu Atasi Gizi dengan Pola Bapak Asuh Anak Stunting

Program Bapak Asuh Anak Stunting sama dengan program orang tua asuh kebanyakan. Program ini diharapkan bisa lebih mencegah kasus anak stunting.


Upaya BKKBN Turunkan Angka Stunting

5 Juli 2022

Upaya BKKBN Turunkan Angka Stunting

BKKBN menggandeng aplikasi pengasuhan anak dalam percepatan penurunan angka stunting untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang lebih berkualitas.


Berapa Lama Jarak Kehamilan yang Ideal?

4 Juli 2022

Berapa Lama Jarak Kehamilan yang Ideal?

Mengatur jarak kehamilan bertujuan memberikan waktu agar rahim ibu dapat kembali normal usai melahirkan anak sebelumnya.


Pentingnya Persiapan Pasangan sebelum Menikah demi Kesehatan Reproduksi

28 Juni 2022

Pentingnya Persiapan Pasangan sebelum Menikah demi Kesehatan Reproduksi

Persiapan untuk berkeluarga perlu dimulai sejak memasuki usia remaja. Salah satu tujuannya menjaga kesehatan reproduksi kelak.


Peran Bidan Turunkan Angka Stunting

25 Juni 2022

Peran Bidan Turunkan Angka Stunting

Bidan memiliki peran penting dalam menanggulangi masalah stunting. Masih ada 7 provinsi yang prevelansi tinggi stunting.


BRIN Ambil Alih Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2022, Klaim 3 Inovasi

16 Juni 2022

BRIN Ambil Alih Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2022, Klaim 3 Inovasi

Kepala BKKBN menyatakan menantikan hasil survei oleh BRIN.,sebut survei yang terpercaya yang bisa menjadi ukuran oleh nasional dan internasional.


Pemerintah Bidik Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2024, Caranya?

14 Juni 2022

Pemerintah Bidik Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2024, Caranya?

Pemerintah menargetkan menghapuskan kemiskinan ekstrem dari empat persen atau 10,86 juta jiwa saat ini menjadi nol persen pada 2024.


BKKBN Menang Penghargaan UN Population Award 2022

14 Juni 2022

BKKBN Menang Penghargaan UN Population Award 2022

BKKBN Memenangkan penghargaan internasional United Nations Population Award 2022. Penghargaan bergengsi ini merupakan pengakuan atas pencapaian BKKBN.