Kementerian Agama Umumkan Seleksi Masuk MAN IC Mulai Februari

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4, Jakarta Pusat, Jumat (23/5). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Gedung kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4, Jakarta Pusat, Jumat (23/5). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama membuka kembali Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) dan Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK) 2018. Seleksi dilakukan untuk menjaring calon peserta didik yang memiliki potensi akademik, kepribadian, dan kesehatan.

    Pendaftaran dibuka secara online mulai Februari 2018 selama sebulan lewat situs madrasah.kemenag.go.id/snpdb2018. Tahun lalu, calon siswa yang mendaftar di MAN IC mencapai 7.500 lebih peserta. Dari jumlah itu hanya 1.916 kursi yang tersedia di 20 MAN IC yang tersebar di seluruh Indonesia.

    Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah Kementerian Agama, A. Umar Abdurrahman, mengatakan kedua madrasah unggulan ini selalu menjadi rebutan oleh calon siswa. “Karena itu, seleksi peserta didik dibuka secara online agar lebih banyak siswa yang terjaring,” kata Umar dalam rilis yang diterima Tempo, Senin, 29 Januari 2018

    Pada 2018 ini Kementerian Agama menambah kuota penerimaan siswa baru madrasah unggulan dari 1.916 kursi menjadi 2.084 kursi. Penambahan tersebut menyusul dibukanya dua MAN Insan Cendekia baru di Gowa, Sulawesi Selatan dan Pasuruan, Jawa Timur.

    MAN IC dan MAN PK merupakan model madrasah unggulan di Indonesia. MAN IC bertujuan mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang keimanan dan ketaqwaan serta menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi. Sedangkan MAN PK adalah madrasah yang memiliki peminatan keagamaan yang berbasis asrama.

    Umar menambahkan, seleksi MAN IC tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. MAN IC membuka pendaftaran bagi calon peserta didik dari luar negeri. "Kami tidak ingin hanya mengirimkan siswa ke luar negeri, tapi kami juga ingin menerima peserta didik dari luar negeri,” kata Umar.

    Berikut ini daftar MAN Insan Cendekia di seluruh Indonesia dan kuota calon siswa yang akan diterima dalam seleksi.

    1. MAN IC Serpong (Banten), 140
    2. MAN IC Gorontalo, 120
    3. MAN IC Jambi, 120
    4. MAN IC Aceh Timur, 96
    5. MAN IC Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan), 96
    6. MAN IC Siak (Ria), 96
    7. MAN IC Paser (Kalimantan Timur), 96
    8. MAN IC Kota Pekalongan (Jawa Tengah), 96
    9. MAN IC Bangka Tengah (Kep. Bangka Belitung), 96
    10. MAN IC Padang Pariaman (Sumatera Barat), 96
    11. MAN IC Bengkulu Tengah, 96
    12. MAN IC Kota Batam (Kepulauan Riau), 96
    13. MAN IC Tanah Laut (Kaliimantan Selatan), 96
    14. MAN IC Sambas (Kalimantan Barat), 96
    15. MAN IC Kendari (Sulawesi Tenggara), 96
    16. MAN IC Kota Palu (Sulawesi Tengah), 96
    17. MAN IC Sorong (Papua Barat), 96
    18. MAN IC Tapanuli Selatan (Sumatera Utara), 96
    19. MAN IC Lombok Timur (Nusa Tenggara Barat), 96
    20. MAN IC Halmahera Barat (Maluku Utara), 72
    21. MAN IC Gowa (Sulawesi Selatan), 48
    22. MAN IC PAsuruan (Jawa Timur, 48

    Adapun Untuk MAN Program Keagamaan di bawah Kementerian Agama menargetkan 432 peserta yang terdapat di Padang Panjang (Sumatera Barat), Makassar (Sulawesi Selatan), Surakarta (JAwa Tengah), Ciamis (Jawa Barat), Mataram (Nusa Tenggara Barat), Yogyakarta, Jombang (Jawa Timur), Samarinda (Kalimantan Timur), Banjar (Kalimantan Selatan), Jember (Jawa Timur) dengan jumlah kuota masing-masing 48 peserta, kecuali Mataram dan Yogyakarta masing-masing 24 peserta.

    DANNI MUHADIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berkas yang Diterima dan Dalil yang Ditolak Sidang MK Pra Skors

    Inilah berkas perbaikan Tim Hukum Prabowo - Sandiaga terkait sengketa Pilpres yang diterima dan sejumlah dalil yang ditolak Sidang MK, 27 Juni 2019.