Megawati: Kampanye Sehitam Apa pun Harus Tetap Senyum

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden kelima yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan sebelum pagelaran teater kebangsaan berjudul Satyam Eva Jayate di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, 23 Januari 2018. Pagelaran teater kebangsaan tersebut digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Megawati Soekarnoputri. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Presiden kelima yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan sebelum pagelaran teater kebangsaan berjudul Satyam Eva Jayate di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, 23 Januari 2018. Pagelaran teater kebangsaan tersebut digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Megawati Soekarnoputri. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Depok - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam pengarahannya di acara Sekolah Partai meminta para kandidat calon kepala daerah yang diusung partainya tegar jika diserang oleh kampanye hitam. Dalam sesi tertutup untuk media itu, Mega mengingatkan agar menanggapi kampanye hitam dengan tenang.

    "Kampanye sehitam apa pun mereka harus tetap tersenyum," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat menceritakan ulang pesan Mega kepada awak media di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat pada Ahad, 28 Januari 2018.

    Baca: Megawati Kenang Soekarno Saat Pagelaran Wayang di Tugu Proklamasi

    Menurut Hasto, esensi kekuasaan adalah untuk membangun peradaban, bukan memecah-belahnya. Sebabnya, ia yakin masyarakat pasti bisa membedakan mana kandidat calon kepala daerah yang benar-benar bekerja untuk rakyat. "Karena kekuasaan yang diperoleh dengan segala cara tidak akan pernah langgeng," ujarnya.

    Hasto mengatakan Mega berpesan pula agar para calon kepala daerah dari PDIP tetap bersaing dengan sehat meski diserang kampanye hitam. Ia mengharamkan para kandidat menggunakan isu SARA dalam kampanyenya.

    Baca: Pilkada 2018, Kiai Kampung Pengin Megawati Berkantor di Jatim

    Menurut Hasto, jika semua partai sibuk memikirkan bagaimana mendapatkan kekuasan, yang rugi adalah masyarakat. Para elite akan lupa dengan nilai-nilai kemanusiaan dalam politik.

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, PDIP kembali menggelar sekolah politik yang ditujukan kepada para calon kepala daerah yang diusungnya. Selama sepekan para kandidat ini akan diberikan pelbagai materi terkait kepemimpinan. Untuk tahun 2018 ini, sekolah partai PDIP diikuti oleh 91 peserta. Agenda ini termasuk pemberian arahan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.