Kata PDIP Soal Adanya Seruan Jangan Pilih Partai Tertentu

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai mendatangi rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kawasan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, 8 Januari 2018. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Depok - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan akhir-akhir ini ada gerakan untuk mengerdilkan demokrasi. Caranya, kata dia, dengan mengajak masyarakat agar tidak memilih partai tertentu.

Hasto menyayangkan terjadinya hal tersebut lantaran tahun ini Indonesia akan merayakan 20 tahun reformasi. Momen pemilihan kepala daerah tahun ini justru dijadikan sarana mengerdilkan suara rakyat.

Baca: Pengamat: Cawapres Tokoh Muda Islam Diharapkan Redam Isu SARA

"Ada pihak-pihak yang mengatakan jangan pilih partai A, partai B, dan partai C. Suara rakyat seolah-olah bisa dimanipulasi oleh elite dengan ujaran kebencian dan ujaran yang memecah belah bangsa," kata Hasto di acara Sekolah Partai di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat pada Ahad, 28 Januari 2018.

Sebelumnya Ketua Umum Persaudaraan Alumni Aksi 2 Desember 2017 (Alumni 212) Slamet Maarif mengatakan pihaknya mempunyai target mengalahkan calon yang diusung oleh partai tertentu di pemilihan kepala daerah 2018. Namun Slamet tidak mau menyebut nama partai itu.

Baca: Alumni 212 Punya Misi Kalahkan Calon dari Partai Merah di Pilkada

Slamet beralasan Alumni 212 menganggap partai tersebut sebagai biang kerok dari permasalahan yang ada di Indonesia. Karenanya ia dan kolega akan berusaha agar calon dari partai itu kalah.

Meski Slamet menolak menyebut partai yang dia maksud, ia memberi petunjuk bahwa partai itu identik dengan warna merah dan sedang berkuasa. Merujuk pernyataan Slamet, ciri-ciri itu persis dengan PDIP.

Adapun Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah menuturkan pihaknya mempertanyakan dasar Alumni 212 jika yang dimaksud biang kerok itu adalah partainya. "Indikatornya apa," kata dia di Wisma Kinasih.






Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

9 menit lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


Anies Baswedan Dinilai Masih Bikin Keputusan Strategis, PDIP Desak Jokowi Segera Tunjuk Pj Gubernur DKI

17 jam lalu

Anies Baswedan Dinilai Masih Bikin Keputusan Strategis, PDIP Desak Jokowi Segera Tunjuk Pj Gubernur DKI

Politikus PDIP mendesak Presiden Jokowi segera menunjuk Penjabat Gubernur DKI. Anies Baswedan masih bikin keputusan strategis jelang akhir jabatan.


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

1 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

1 hari lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

1 hari lalu

Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

Pejuang masjid wakaf Kebon Sirih, Tomy Tampatty, mengirimkan surat ke Jokowi untuk meminta perlindungan.


PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

2 hari lalu

PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

Viral video Puan Maharani bagi-bagi kaos di Bekasi dengan wajah cemberut. PDIP memberikan klarifikasi apa yang terjadi saat itu.


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

2 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?


Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

2 hari lalu

Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

PDIP memiliki elektabilitas tertinggi 22,8 persen disusul dengan Partai Gerindra dengan 16,9 persen. Kemudian Golkar dengan 10,3 persen.


PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

2 hari lalu

PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menyebut Gubernur Anies Baswedan gagal memperbaiki transportasi Jakarta.


PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

3 hari lalu

PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

Menurut Dasco, lumbung suara Ketua Umum Gerindra Prabowo yang digadang-gadang menjadi capres 2024 juga berasal dari petani dan nelayan.