Tokoh Alumni 212, Eggi Sudjana Terkena Serangan Jantung

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eggi Sudjana ditemui usai menghadiri acara salat subuh berjamaah sekaligus peringatan hari ulang tahun Brigade Jawara Betawi 411. Acara ini diselenggarakan di Masjid Jami Al-Ma'mur Tanah Abang, Jakarta Pusat, 5 November 2017. Tempo/Dias Prasongko

    Eggi Sudjana ditemui usai menghadiri acara salat subuh berjamaah sekaligus peringatan hari ulang tahun Brigade Jawara Betawi 411. Acara ini diselenggarakan di Masjid Jami Al-Ma'mur Tanah Abang, Jakarta Pusat, 5 November 2017. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia Daeng Wahidin membenarkan kabar Dewan Penasehat Persaudaraan Alumni 212, Eggi Sudjana, sedang sakit karena terkena serangan jantung.

    Daeng yang juga merupakan teman dekat Eggi Sudjana mengatakan, pengacara itu dilarikan ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta, Sabtu sore, 27 Januari 2018.

    Baca juga: Eggi Sudjana: 5 Juta Orang Akan Sambut Kepulangan Rizieq Syihab

    "Ia mengalami serangan jantung karena kelelahan akibat aktivitasnya yang banyak," kata Daeng saat dihubungi, Sabtu, 27 Januari 2018.

    Eggi Sudjana, kata dia, terpaksa dilarikan ke rumah sakit sebelum akan bertolak ke luar kota dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, hari ini. "Tapi saat ini kondisi Eggi sudah membaik usai mendapatkan perawatan dokter," kata dia.

    Baca: Eggi Sudjana: Kalau Jokowi Ingin Damai, Rizieq Pulang dengan Aman

    Sebelumnya, Eggi Sudjana menghadiri konferensi pers di Tebet, Jakarta, Sabtu, 27 Januari 2018. Konferensi pers tersebut mengabarkan jika imam besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab akan pulang ke Indonesia pada 21 Februari 2018 mendatang dari Arab Saudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.