5 Fakta Sidang Setya Novanto, Dari Nama SBY hingga Hakim Tertawa

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus e-KTP Setya Novanto berbincang dengan penasihat hukumnya Maqdir Ismail saat menjalani sidang lanjutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, 22 Januari 2018. ANTARA

    Terdakwa kasus e-KTP Setya Novanto berbincang dengan penasihat hukumnya Maqdir Ismail saat menjalani sidang lanjutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, 22 Januari 2018. ANTARA

    5. Sugiharto Buat Hakim dan Pengunjung Sidang Tertawa
    Sidang Kamis lalu memang cukup panjang. Total sidang berlangsung hampir 12 jam. Sidang dimulai sekitar 10.24 WIB dan baru usai ketika jam mendekati pukul 22.30 WIB. Mengikuti jalannya sidang dari pagi hingga malam hari bisa saja membuat majelis hakim, jaksa dan pengacara, suntuk.

    Namun Sugiharto membuat hakim, jaksa, pengacara, dan pengunjung sidang tertawa. Waktu itu, jaksa memutarkan bukti berupa rekaman percakapan. Jaksa menduga, percakapan itu dilakukan oleh Sugiharto, Johannes Marliem, dan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo.

    Jaksa menanyakan siapa bos dan inisial nama S yang disebut dalam percakapan itu. Awalnya, Sugiharto tampak ragu menyebut nama Setya Novanto. Ia melihat jaksa terlebih dulu sambil tersenyum.

    Setelah ditanyakan beberapa kali, Sugiharto akhirnya berujar bahwa bos dan inisial S yang dimaksud itu adalah Setya. Ketika mengatakan hal itu, posisi duduk Sugiharto menghadap kiri ke arah meja jaksa. Artinya, Sugiharto membelakangi Setya. Yang membuat hadirin tertawa, ketika Sugiharto menyebut nama Setya, dia sempat melirik ke arah mantan ketua umum Partai Golkar itu.

    Meski mengundang tawa, keseluruhan kesaksian Sugiharto dinilai jujur dan apa adanya. Penilaian itu disampaikan sendiri oleh Ketua Majelis Hakim Yanto.

    Sidang lanjutan kasus e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto akan digelar Senin mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.