PTUN Tentukan Nasib Partai Rhoma Irama di Pemilu 2019

Reporter

Ketua umum Partai Idaman, Rhoma Irama (tengah), saat memberikan keterangan pers di DPP Partai Idaman Jalan Dewi Sartika, Jakarta,16 Januari 2018. Partai Idaman tetap akan memperjuangkan hak politiknya terkait keputusan Bawaslu yang memutuskan Partai Idaman tidak dapat melanjutkan verifikasi faktual. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Partai Islam Damai dan Aman atau Partai Idaman Rhoma Irama akan menghadiri sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada Kamis, 25 Januari 2018. Sidang PTUN ini akan menentukan kelanjutan gugatan soal keputusan KPU yang tak meloloskan pihaknya untuk jadi peserta Pemilu 2019.

"Ini adalah persidangan ketiga dengan agenda penetapan majelis apakah sidang dapat berlanjut ke tahapan selanjutnya atau tidak," kata Sekretaris Jenderal Partai Idaman Ramdansyah lewat keterangannya pada Kamis, 25 Januari 2018.

Baca: Rhoma Irama Anggap KPU dan Bawaslu Terlalu

Partai Idaman menggugat Berita Acara KPU Nomor 92/PL.01.1-BA/03/KPU/XII/2017 tentang penetapan hasil perbaikan partai politik, yang menyatakan Partai besutan Rhoma Irama itu tidak memenuhi persyaratan administrasi. Sementara itu, Partai Idaman yakin bahwa mereka sudah memiliki kelengkapan pendaftaran sebagaimana disyaratkan oleh KPU.

Ramdansyah mengatakan, persidangan gugatan ini sudah dilakukan pada 22-23 Januari 2018. Agendanya, berturut-turut adalah pengajuan gugatan dan perbaikan gugatan. "Sudah dilakukan sidang tertutup dua kali di hadapan majelis hakim," kata dia.

Baca: Rhoma Irama Curhat Kecewa kepada KPU dan Bawaslu

Partai Idaman juga pernah mengajukan gugatan terhadap keputusan KPU tersebut kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Namun, gugatan tersebut ditolak karena Partai Idaman tidak dapat membuktikan jika partainya memenuhi kelengkapan persyaratan keikutsertaan Pemilihan Umum 2019.

Partai yang didirikan Rhoma Irama ini tidak lolos bersama enam partai lainnya, yaitu Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Bhinneka, Parsindo, Partai Republik, dan Partai Rakyat. Partai Idaman mengajukan gugatan sejak Desember 2017.






Menikmati Goyang Inul Daratista dan Energinya di Hari Pertama Gelaran Pestapora

5 hari lalu

Menikmati Goyang Inul Daratista dan Energinya di Hari Pertama Gelaran Pestapora

Tampil dengan format full band pada pukul 21.30 tepat, Inul Daratista sungguh bisa membuat para milenial dan generasi Z yang datang berjoget ria.


Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

8 hari lalu

Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

Namun politikus Gerindra ini mengakui, semakin kecil angka urutan partai politik maka akan semakin mudah untuk mengenalkan kepada masyarakat.


Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

25 hari lalu

Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

Jika tren ini berlanjut, hanya Golkar yang diprediksi akan lolos parliamentary threshold untuk Pemilu 2024


Ridho Rhoma Bebas Bersyarat, Kembali Kumpul Keluarga di Hari Raya Idul Fitri

3 Mei 2022

Ridho Rhoma Bebas Bersyarat, Kembali Kumpul Keluarga di Hari Raya Idul Fitri

Setelah bebas, hal pertama yang ingin dilakukan Ridho Rhoma adalah bertemu dengan orang tua dan keluarga.


Hari Lebaran Idul Fitri, Ridho Rhoma Bebas dari Lapas Cipinang

2 Mei 2022

Hari Lebaran Idul Fitri, Ridho Rhoma Bebas dari Lapas Cipinang

Pedangdut Ridho Rhoma menghirup udara bebas pada hari Lebaran Idul Fitri. Pernah dua kali ditangkap dalam kasus narkoba.


KPU Usul Anggaran Pemilu Naik 3 Kali Lipat, Ini Perhitungannya

16 Februari 2022

KPU Usul Anggaran Pemilu Naik 3 Kali Lipat, Ini Perhitungannya

Pramono menuturkan ada 11 aplikasi yang dimanfaatkan KPU untuk Pemilu 2024. Aplikasi itu sudah digunakan beberapa tahun terakhir namun akan diperkuat.


Yati Octavia Mengaku Sempat Sangat Keki dengan Kelakuan Rhoma Irama

29 Januari 2022

Yati Octavia Mengaku Sempat Sangat Keki dengan Kelakuan Rhoma Irama

Apa yang membuat Yati Octavia kesal dengan kelakuan Rhoma Irama selama proses produksi film bersama?


Alasan Rhoma Irama Beri Yati Octavia Nama Ani dalam Filmnya

29 Januari 2022

Alasan Rhoma Irama Beri Yati Octavia Nama Ani dalam Filmnya

Bukan tanpa alasan Rhoma Irama memilihkan nama Ani untuk Yati Octavia dalam film yang dibintanginya. Ini alasan Raja Dangdut.


Musisi Tolak Uji Materi UU Hak Cipta Lagu Musica Studios, Rhoma Irama: Serakah

26 Desember 2021

Musisi Tolak Uji Materi UU Hak Cipta Lagu Musica Studios, Rhoma Irama: Serakah

Rhoma Irama menyebut Perusahaan Rekaman Musica terlalu serakah karena ingin mengubah isi dari kedua pasal yang sudah ditetapkan pemerintah.


75 Tahun Rhoma Irama: Jejak Panjang Musik Dangdut dan Soneta

11 Desember 2021

75 Tahun Rhoma Irama: Jejak Panjang Musik Dangdut dan Soneta

Raden Haji Oma Irama atau beken Rhoma Irama adalah penyanyi dan musisi dangdut legendaris sekaligus aktor. Tercatat Rhoma Irama menelurkan 1.000 lagu.