Saksi Fakta HTI Jelaskan Soal Isi Ceramah Ismail Yusanto

Reporter

Juru Bicara HTI, Ismail Yusanto. ANTARAFOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Sidang gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia di Pengadilan Tata Usaha Negara di Jakarta menghadirkan tiga saksi fakta di antaranya tetangga juru bicara HTI Ismail Yusanto, Noviar Bade Rani, Kamis, 25 Januari 2017.

Noviar menjelaskan soal ceramah yang biasa dilakukan Ismail. "Ceramahnya seperti biasa saja, mengenai akidah, muamallah. Kalau pas Ramadan ya masalah Ramadan, tentang puasa," ujar Noviar.

Baca juga: PTUN Kembali Gelar Sidang Gugatan HTI

Noviar merupakan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muttaqin, Bogor, yang berada di lingkungan tempat tinggal Ismail. Noviar adalah tetangga dari Ismail dan mengetahui bahwa Ismail adalah juru bicara HTI.

Menurut Noviar, Ismail pernah beberapa kali memberikan ceramah di masjid yang diurusnya. Namun materi ceramahnya biasa saja layaknya isi ceramah di masjid-masjid lain yang berisi tentang ajaran Islam.

Ceramah Ismail sepengetahuannya tidak pernah menyinggung soal pembubaran NKRI atau Pancasila dan UUD 1945, serta tidak pernah menyinggung soal pengkafiran golongan lain di luar HTI.

Noviar mengatakan ceramah yang diberikan Ismail dapat diterima olehnya sebagai sebuah sosialisasi ajaran Islam.

Noviar juga mengaku pernah diundang Ismail menghadiri rapat dan pawai akbar HTI di Gelora Bung Karno tahun 2015. Kala itu, kata dia, kegiatan HTI tidak ada yang menyinggung pembubaran NKRI.

Yang dia lihat saat itu, lebih banyak atraksi yang bersifat kolosal seperti pengibaran panji-panji bendera Rasullullah berwarna hitam.

Namun dia mengaku melihat juga ada panji-panji bendera merah putih dalam kegiatan saat itu.

Saksi lain yakni Muhammad Umar Alkatiri, juga bukan pengurus/anggota HTI tetapi pernah atau secara berkala mengikuti kegiatan kajian-kajian keagamaan yang diselenggarakan HTI.

"Saya pernah ikut pengajian dan dakwah. Saya juga ikut kajian rutin seminggu sekali, sudah sejak 2016,, kajiannya lebih membahas tentang keimanan, akidah dan aturan hidup," kata Alkatiri.

Alkatiri juga mengaku pernah ikut HTI dalam kegiatan aksi seperti bela Islam dan membela Palestina serta Rohingya. Alkatiri mengaku ikut kegiatan tersebut karena merasa terpanggil lantaran dirinya adalah seorang Muslim.

Dalam kegiatan yang diikutinya itu HTI tidak pernah menyerukan pembubaran NKRI atau menentang nasionalisme, Pancasila dan UUD 1945.

Kuasa hukum Kementerian Hukum dan HAM I Wayan Sudirta mengatakan saksi fakta yang dihadirkan pihak HTI dalam sidang gugatan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pembubaran organisasi HTI, patut diragukan.



HTI



Pakar Prediksi Anies Baswedan Bisa Kena Kampanye Hitam di Pilpres 2024

26 Juni 2022

Pakar Prediksi Anies Baswedan Bisa Kena Kampanye Hitam di Pilpres 2024

Reza Hariyadi menduga ada pihak yang hendak menyeret Anies Baswedan ke dalam politik identitas dengan melakukan pola-pola stigmatisasi dan framing


Majelis Sang Presiden Dukung Anies Baswedan, Bala Anies: Kelompok Relawan Palsu

13 Juni 2022

Majelis Sang Presiden Dukung Anies Baswedan, Bala Anies: Kelompok Relawan Palsu

Bala Anies menilai ada upaya untuk menjatuhkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


Sindir FPI Reborn Dukung Anies, Relawan: Ke Depan Mungkin ISIS

11 Juni 2022

Sindir FPI Reborn Dukung Anies, Relawan: Ke Depan Mungkin ISIS

Deklarator Relawan ANIES, La Ode Basir, menilai kemunculan FPI Reborn demi menjegal Anies Baswedan di Pilpres 2024


Relawan Anies Minta Polisi Cari Dalang FPI Reborn dan Majelis Sang Presiden

11 Juni 2022

Relawan Anies Minta Polisi Cari Dalang FPI Reborn dan Majelis Sang Presiden

Kemunculan FPI Reborn dan Majelis Sang Presiden dinilai untuk menjelekkan Anies Baswedan


Gaduh FPI Reborn dan Majelis Sang Presiden, Ini Kata Relawan Anies Baswedan

10 Juni 2022

Gaduh FPI Reborn dan Majelis Sang Presiden, Ini Kata Relawan Anies Baswedan

Relawan Anies Baswedan itu telah mengkaji kemunculan dua kelompok FPI Reborn dan Majelis Sang Presiden yang belum terjawab hingga sekarang.


Polisi Bakal Gelar Perkara Pemasangan Atribut Mirip Bendera HTI

10 Juni 2022

Polisi Bakal Gelar Perkara Pemasangan Atribut Mirip Bendera HTI

Atribut mirip bendera HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) dipasang di acara Majelis Sang Presiden yang mendukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024


Polisi: Bendera Lafaz Tauhid di Acara Majelis Sang Presiden Bukan Milik HTI

10 Juni 2022

Polisi: Bendera Lafaz Tauhid di Acara Majelis Sang Presiden Bukan Milik HTI

Acara deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024 oleh Majelis Sang Presiden sempat ricuh karena atribut mirip bendera HTI


Pakar: FPI Reborn dan Majelis Sang Presiden Seperti Operasi Khusus Hajar Anies

9 Juni 2022

Pakar: FPI Reborn dan Majelis Sang Presiden Seperti Operasi Khusus Hajar Anies

Pakar politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menyatakan Anies harus memberi klarifikasi soal dua kelompok tersebut.


Ketua Panitia Majelis Sang Presiden Dukung Anies Disebut NU, PBNU Membantah

9 Juni 2022

Ketua Panitia Majelis Sang Presiden Dukung Anies Disebut NU, PBNU Membantah

Ketua PBNU Ahmad Fahrurrozi mengaku tidak mengenal ketua panitia deklarasi dukung Anies Capres 2024 di Hotel Bidakara.


Ada Bendera HTI, Polisi Periksa LSM Damai Penyelenggara Deklarasi Anies

9 Juni 2022

Ada Bendera HTI, Polisi Periksa LSM Damai Penyelenggara Deklarasi Anies

Polisi periksa sejumlah saksi terkiat penyelenggaraan deklarasi dukungan ke Anies di Hotel Bidakara. Ada bendera HTI terpasang.