LSI: Konflik Internal Berpotensi Lempar Hanura dari Parlemen

Reporter

Kegembiraan para kader Partai Hanura setelah memiliki Ketua Umum baru yaitu Marsekal Madya (Purn) Daryatmo dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di DPP Partai Hanura, Cilangkap, Jakarta, 18 Januari 2018. Dalam Munaslub ini kubu Syarifuddin Sudding menunjuk Ketua umum baru yaitu Marsekal Madya (Purn) Daryatmo mengantikan Oesman Sapta Odang. TEMPO/Ilham Fikri

TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengatakan Partai Hanura berpotensi tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary treshold jika konflik internal masih membelit partai itu. “Jika situasi Hanura tidak membaik, Hanura berpotensi terlempar dari parlemen dan menjadi partai gurem.” Denny menyampaikannya melalui siaran pers yang diterima Tempo, Rabu 24 Januari 2018.

Survei LSI mencatat perolehan suara Hanura selalu di bawah parliamentary treshold bahkan ada yang di bawah dua persen. Pada Agustus 2017, hanya 1,6 persen responden yang memilih Hanura. Sedangkan pada Desember 2017 jumlahnya semakin menurun menjadi 0,5 persen. Pada Januari 2018 meningkat meski dari 0,2 persen, menjadi 0,7 persen.

Baca:
Wiranto Akhirnya Sebut Ketua Umum Hanura ...
Kisruh Hanura, Wiranto Bertemu Oso Hari Ini

LSI menyatakan ada lima partai lama yang belum aman dari parliamentary treshold. Lima partai itu adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hanura. Pada Januari 2018, PPP dipilih 3,5 persen responden, Nasdem 4,2 persen, PKS 3,8 persen, PAN 2,0 persen dan Hanura 0,7 persen responden.

Denny menyarankan agar PAN dan Hanura memunculkan isu baru yang segar dan menarik untuk mendongkrak elektabilitas. Selain itu sosok figur yang menarik dan mencerminkan partai perlu dimunculkan untuk menaikkan elektabilitas agar partai-partai itu tidak terlempar dari parlemen.

LSI memperkirakan tiga partai akan memimpin Pemilihan Presiden 2019 (Pilpres). Tiga partai itu adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dipilih oleh 22,2 persen responden, Partai Golongan Karya (Golkar) dipilih 15,5 persen responden, dan Partai Gerindra 11,4 persen responden dari 1200 orang yang disurvei.

Baca juga:
Sarankan Hanura Tak Pertahankan Oso, Ini ...
Hujan-hujan Kader Hanura Arak Daryatmo ke ...

Denny menyatakan "partai papan atas" adalah partai yang elektabilitasnya di atas 10 persen. “PDIP, Golkar dan Gerindra konsisten di atas 10 persen dalam lima survei terakhir yang dilakukan LSI.” Denny JA menyampaikannya melalui siaran pers yang diterima Tempo, Rabu 24 Januari 2018.

PDIP dan Golkar berpotensi bersaing ketat memimpin Pemilu 2019. Survei juga menunjukkan bahwa hanya ada dua partai yang elektabilitasnya di atas perolehan suara pemilu 2014 yakni PDIP dan Golkar.






Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

1 hari lalu

Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

Mischa Hasnaeni Moein ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kprupsi PT Waskita Beton. Kenapa ia dikenal sebagai wanita emas?


Hanura Belum Tentukan Sikap Soal Capres 2024, OSO: Nanti Desember 2022

6 hari lalu

Hanura Belum Tentukan Sikap Soal Capres 2024, OSO: Nanti Desember 2022

Partai Hanura sampai saat ini belum menentukan sikap soal calon presiden yang akan diusung di Pilpres 2024. OSO sebut situasi politik membingungkan.


Survei LSI: Polri Berada di Urutan Terbawah Penegak Hukum yang Dipercaya Publik

25 hari lalu

Survei LSI: Polri Berada di Urutan Terbawah Penegak Hukum yang Dipercaya Publik

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri turun setelah kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J,


Survei LSI: Mayoritas Masyarakat Ingin Ferdy Sambo Dihukum Seberat-beratnya

25 hari lalu

Survei LSI: Mayoritas Masyarakat Ingin Ferdy Sambo Dihukum Seberat-beratnya

67 persen responden menyatakan percaya bahwa kepolisian akan menuntaskan kasus kematian Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo.


Pasang Target Tinggi di Pemilu 2024, Partai Republiku: Harus Yakin Pecah Rekor

48 hari lalu

Pasang Target Tinggi di Pemilu 2024, Partai Republiku: Harus Yakin Pecah Rekor

Partai Republiku tak tanggung-tanggung memasang target lolos parlemen dan meraih suara di atas 30 persen di Pemilu 2024.


Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi Tinggi, Ini Kata Pengamat

26 Juli 2022

Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi Tinggi, Ini Kata Pengamat

Tingkat kepuasan terhadap Presiden Jokowi dinilai bisa lebih tinggi jika para menteri di Kabinet Indonesia Maju bekerja lebih baik.


Survei LSI: 64 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

24 Juli 2022

Survei LSI: 64 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

Masyarakat puas dengan Kinerja Presiden Jokowi meskipun mengakui kondisi ekonomi Indonesia saat ini buruk.


Survei LSI: KPK Dapat Rapor Merah di Sektor Ini

24 Juli 2022

Survei LSI: KPK Dapat Rapor Merah di Sektor Ini

Hasil survei LSI menunjukkan masyarakat meragukan aparat KPK dalam menghadapi terpaan suap dan tekanan dari kelompok masyarakat tertentu.


Kepuasan Atas Kinerja Jokowi Stagnan, Pakar: Seharusnya Ada Audit Kebijakan

23 Mei 2022

Kepuasan Atas Kinerja Jokowi Stagnan, Pakar: Seharusnya Ada Audit Kebijakan

Pengamat menilai perlu adanya peninjauan ulang kebijakan oleh pemerintah setelah survei menunjukkan kepuasan atas kinerja Jokowi stagnan.


LSI Sebut Masyarakat Puas dengan Mudik Lebaran Tahun Ini

22 Mei 2022

LSI Sebut Masyarakat Puas dengan Mudik Lebaran Tahun Ini

Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru saja merilis hasil surveinya mengenai penyelenggaraan mudik 2022 pada Ahad 22 Mei 2022.