Obituari Daoed Joesoef, Irama Mesin Ketik dan Bertamu

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Pendidikan Daoed Joesoef dalam acara malam anugerah sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta di Teater Kecil TIM, Jakarta, 9 Maret 2007. Saat menjabat, Daoed mengeluarkan kebijakan Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). Aturan ini dinilai mengebiri aktivitas politik mahasiswa. Dok.TEMPO/Zulkarnain

    Mantan Menteri Pendidikan Daoed Joesoef dalam acara malam anugerah sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta di Teater Kecil TIM, Jakarta, 9 Maret 2007. Saat menjabat, Daoed mengeluarkan kebijakan Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). Aturan ini dinilai mengebiri aktivitas politik mahasiswa. Dok.TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO.CO, Jakarta -Tahun 2006, Daoed Joesoef suka sekali menyepi. Mantan Menteri Pendidikan Indonesia 1978-1983, males sekali menerima tamu karena sedang mengebut menulis buku. Di rumahnya kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Daoed Joesoef sibuk menulis otobiografinya. Ia agak selektif menerima tamu. Bukan jual mahal, karena ia lagi menemukan keasyikan menulis.

    " Kalau anda tak datang sudah 15 halaman berhasil diketik," katanya kepada Tempo yang mendatanginya Mei 2006  waktu itu.

    Seperti ditulis Majalah Tempo Edisi Mei 2006,  pada Ulang Tahunnya yang ke-80 pada 8 Agustus 2006, penyandang dua gelar S-3, yaitu doctorat de l’université di bidang hubungan dan keuangan internasional dari Université de Paris dan docteur d’Etat ès science économique dari Université de Paris I Panthéon-Sorbonne, ini ingin bukunya berjudul Dia dan Aku selesai.

    BACA: Mendikbud Era Orde Baru Daoed Joesoef Meninggal

    Siapakah ”dia”? Ternyata beragam. Dia yang dimaksud ternyata beragam. Dia yang dimaksud, bisa seorang nelayan yang berharap Daoed muda menjadi hakim, hingga Soeharto, mantan atasannya yang tak jarang berseberangan pandang dengannya.

    Sebagian isi buku sekitar 500 hala-man itu telah berhasil diketiknya. Kok tak pakai komputer? ”Computer is not my time,” ucapnya saat itu. Lagi pula, kata Daoed Joesoef, suara ketukan mesin ketik punya irama. ”Sejalan dengan gejolak pikiran saya.”

    TIM TEMPO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.