Megawati: Kita Tempur dengan Baik Demi Demokrasi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Megawati memberikan kata sambutan di acara ulang tahunnya, Taman Ismail Marzuki, 23 Januari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Megawati memberikan kata sambutan di acara ulang tahunnya, Taman Ismail Marzuki, 23 Januari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak lekas pulang dari perayaan hari ulang tahunnya yang ke-71 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Mega meminta presiden meluangkan waktu untuk bicara dengan para ketua umum partai politik yang hadir membahas pemilihan kepala daerah serentak.

    Megawati beralasan Pilkada 2018 ini bakal berjalan dengan 'panas' dan menegangkan. Sebabnya presiden dan para ketua umum partai perlu duduk bersama.

    Baca juga: Ulang Tahun ke-71, Berikut Kiprah Politik Megawati Soekarnoputri

    "Bilang sama ajudan jangan buru-buru, mencairkan pikiran dulu bersama para ketua umum. Kalau nanti kita tempur, ya tempur dengan baik demi demokrasi," katanya di Teater Besar TIM, Jakarta, Selasa, 23 Januari 2018.

    Megawati memilih merayakan hari ulang tahunnya dengan menggelar pentas teater. Ia berharap pentas ini bisa membuat para tamunya melupakan sejenak tentang perpolitikan terutama di tahun ini. "Yang kayaknya akan menegangkan, kayaknya," kata dia.

    Maklum saja, di tahun ini sebanyak 171 daerah bakal menggelar pemilihan kepala daerah. Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.

    Tema pentas teater di peringatan hari ulang tahun Megawati yaitu "Satyam Eva Jayate" berasal dari semboyan bahasa Sanskerta yang berarti "hanya kebenaran yang berjaya". Pentas ini disutradarai oleh seniman Butet Kertaredjasa.

    Baca juga: Perayaan Ulang Tahun Megawati Soekarnoputri 5 Tahun Terakhir

    "Tema teater ini sesuai dengan keyakinan yang selama ini dipegang Ibu Megawati dalam menjalani kehidupan, termasuk saat memimpin negara, dan PDI Perjuangan saat ini, bahwa hanya kebenaran yang akhirnya akan berjaya," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.