Kader Gerindra Tewas Tertembak, Prabowo Sangat Kehilangan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kader Partai Gerindra, Fernando Alan Joshua Wowor (kanan) saat menemani Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. facebook.com

    Kader Partai Gerindra, Fernando Alan Joshua Wowor (kanan) saat menemani Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. facebook.com

    TEMPO.CO, Manado - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto atau Prabowo menjamin Gerindra akan membiayai keluarga Fernando Alan Joshua Wowor, kadernya yang tewas ditembak anggota Brimob Briptu AR di Bogor, Jawa Barat, Sabtu dini hari.

    Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo yang datang pada ibadah pemakaman di Kelurahan Talete Satu Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Senin 22 Januari 2018, semua yang menjadi tanggung jawab Fernando kepada keluarga, akan menjadi kewajiban dari Partai Gerindra.

    Baca juga: Fernando Alan Joshua Wowor Tewas, Gerindra Tanyai Saksi

    "Ini instruksi langsung dari Pak Prabowo (Subianto) sekaligus janji kita semua. Termasuk membiayai adik-adiknya selama sekolah sampai selesai," kata Edhy Prabowo di Tomohon.

    Menurut Edhy, Prabowo sangat kehilangan Fernando. Sebab, Fernbando selama ini dianggap seperti keluarga oleh Prabowo.

    "Saya telepon dan sangat terdengar jelas dari suara pak Prabowo kalau dia sangat kehilangan dengan Fernando. Makanya saya disuruh tinggal di sini (Tomohon) sampai selesai," tutur Ketua Komisi IV DPR RI ini.

    "Untuk keluarga, jangan merasa sendirian karena seluruh keluarga Gerindra akan terus bersama dengan keluarga Fernando," ungkapnya.

    Penembakan terhadap Fernando diawali dengan keributan antara Briptu AR dan para teman-teman Fernando di area parkir diskotek Lips Club Bogor, Sabtu pekan lalu. Kala itu, kader Gerindra tersebut hendak memarkir mobilnya. Pada saat yang bersamaan, Briptu AR, yang mengendarai sepeda motor, hendak keluar dari tempat parkir. Tak ada yang mau mengalah, akhirnya terjadi perkelahian. Pistol Briptu AR meletus saat dia berkelahi dengan Fernando. Briptu AR juga terluka karena, menurut dugaan polisi, dikeroyok teman-teman Fernando. Tak lama setelah kejadian tersebut beredar foto Prabowo berjalan dengan Fernando.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.