Kata Fredrich Yunadi, Penahanannya Kriminalisasi Terselubung

Mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengenakan rompi tahanan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, 13 Januari 2018. ANTARA FOTO/Elang Senja

TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka diduga menghalangi proses penyidikan Setya Novanto, Fredrich Yunadi, masih mempertanyakan penetapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya. Fredrich bertanya-tanya mengapa perawatan satu hari Setya di Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau dipersoalkan.

Padahal, Setya lebih lama dirawat di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat."Yang satu hari dikatakan tersangka, yang lebih dari satu hari katanya pahwalan. Apa itu. Kriminalisasi yang terselubung," kata Fredrich usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin, 22 Januari 2018.

Sebelumnya, Setya mengalami kecelakaan mobil pada Kamis malam, 16 November 2017. Mobil yang ditumpanginya tiba-tiba menabrak tiang lampu jalan di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Saat itu, Setya hendak menuju gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa.

Baca juga: Pendukung Fredrich Yunadi Gugat Pasal 21 UU Tipikor ke MK

Karena insiden itu, Setya dirawat di RS Medika Permata Hijau. Ia langsung dibawa ke ruang perawatan VIP. KPK pun bergerak cepat dan memindahkan Setya ke RSCM pada Jumat malam, 17 November 2017. Di tanggal ini juga KPK mengumumkan penahanan mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu.

Baru dua malam dirawat di RSCM, kondisi kesehatan Setya divonis baik. Karenanya, KPK membawa Setya ke gedung komisi antirasuah itu pada Ahad malam, 19 November 2017. Pada Senin dinihari, 20 November 2017, Setya resmi ditahan dan ditempatkan di Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK.

Fredrich Yunadi merupakan mantan pengacara Setya. Ia diduga menghalangi penyidikan atau melakukan obstruction of justice (OJ) atas kasus kliennya itu. KPK pun menetapkannya sebagai tersangka OJ pada Rabu, 10 Januari 2018.

Fredrich resmi ditahan pada Sabtu, 13 Januari 2018. Ia diduga melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

KPK menduga Fredrich dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, bersama-sama menghalangi proses penyidikan Setya. Caranya, memanipulasi data medis setelah Setya mengalami kecelakaan pada 16 November 2017.

Baca juga: Datangi KPK, Fredrich Yunadi Tak Tahu Apa Materi Pemeriksaannya

KPK juga memperoleh bukti bahwa Fredrich memesan satu lantai kamar rawat VIP di Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Namun Fredrich hanya mendapatkan tiga kamar rawat VIP.

Selain Fredrich Yunadi, Bimanesh ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan yang sama. Bimanesh resmi ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK lebih dari sepuluh jam pada Jumat, 12 Januari 2018.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

15 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

49 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.


KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

3 Februari 2022

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka dalam kasus korupsi e-KTP.


KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

19 Januari 2022

KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

KPK menyatakan juga tidak pernah melakukan kegiatan bersifat komersial untuk memperoleh keuntungan, seperti membuat akun NFT.