Sidang E-KTP, Hakim Dibuat Kesal oleh Jawaban Made Oka Masagung

Pengusaha Made Oka Masagung menunggu untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 20 November 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dibuat geram oleh pengusaha Made Oka Masagung saat memberi kesaksian dalam sidang e-KTP untuk terdakwa Setya Novanto, Senin, 22 Januari 2018. Majelis hakim kesal karena Made Oka kerap mengaku lupa dan tidak tahu soal keterlibatan dia dan Setya dalam kasus korupsi besar tersebut.

Kekesalan hakim timbul ketika mencoba mengkonfirmasi soal pertemuan Made Oka dengan Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII, Jakarta Selatan. Dalam berita acara pemeriksaan, tercatat Made Oka melakukan pertemuan 20 kali. Namun, di hadapan jaksa KPK dan majelis hakim, Made Oka mengaku hanya 10 kali bertemu dengan Setya.

Baca: Sidang E-KTP, Saksi Beberkan Pertemuan dengan Setya Novanto

Hakim pun mencecar soal pertemuan Made Oka dengan Andi Agustinus dan Paulus Tannos di rumah Setya. "Saya tidak ingat, Yang Mulia. Paulus saya kenal. Seinget saya, saya tidak ingat (soal pertemuan itu)," kata Made Oka.

Pertanyaan lain yang diajukan hakim adalah tentang hubungan bisnis Made Oka dengan PT Biomorf berikut aliran duit dari proyek tersebut. "Tidak ada. Saya betul-betul tidak ingat. Saya baru tahu dari penyidik," ujar Made Oka.

Dengan nada agak membentak, majelis hakim pun menanyakan pengetahuan Made Oka soal peran Setya dalam proyek e-KTP. Namun lagi-lagi Made Oka mengaku tidak tahu. "Tidak tahu," ucapnya.

Simak: Sidang Setya, Pengusaha Money Changer Ungkap Aliran Dana E-KTP

Jawaban tidak ingat dan tidak tahu juga dilontarkan Made Oka ketika jaksa KPK menanyakan soal aliran dana US$ 1,8 juta dari Biomorf ke rekening perusahaan Oka, OEM Investment. "Saya tidak perhatiin," kata Made Oka.

Namun, berdasarkan sejumlah dokumen penyidik, Made Oka mengambil uang tersebut secara bertahap. Saat jaksa bertanya kenapa Made Oka tetap mengambil uang itu meski tak terikat bisnis pada Biomorf, Made Oka menjawab, "Saya tidak tahu."






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

15 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

49 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.


KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

3 Februari 2022

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka dalam kasus korupsi e-KTP.


KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

19 Januari 2022

KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

KPK menyatakan juga tidak pernah melakukan kegiatan bersifat komersial untuk memperoleh keuntungan, seperti membuat akun NFT.