Batal Laporkan Oesman, Hanura Sudding Mengaku Punya Bukti Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oesman Sapta Mengajak Broker Jaga Pancasila

    Oesman Sapta Mengajak Broker Jaga Pancasila

    TEMPO.CO, Jakarta - Adi Warman, penasehat hukum Sudewo, Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura kubu Sarifuddin Sudding, Sudewo mengaku membawa bukti transaksi keuangan yang mengalir ke rekening OSO Sekuritas berupa kuitansi. Adi mengatakan kwitansi itu didapat dari seorang wakil bendahara umum DPP Hanura yang menyetorkan dana ke OSO Sekuritas milik Ketua Umum Hanura Osman Sapta Odang.

    Meski begitu, Adi enggan menyebut nama wakil bendara umum itu. Dia juga menolak memperlihatkan kuitansi yang dijadikan barang bukti itu. “Enggak bisa diperlihatkan. Kami tidak bisa membuka seluruhnya karena dikhawatirkan yang dilaporkan akan menghilangkan barang bukti,” kata Adi di kantor Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.

    Baca:
    Sudah ke Bareskrim, Hanura Kubu Sudding Tak ...

    Menurut Adi, Oesman Sapta bisa dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 372 dan 374 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penggelapan. “Bila unsur-unsur pidananya terpenuhi, (Oesman Sapta) bisa ditahan.”

    Dengan bukti itu, Sudewo dan Adi yakin akan melaporkan Oesman. “Kami melaporkan Oesman Sapta yang menjabat sebagai Ketua Umum DPP Hanura atas penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, yaitu menarik uang dari sana sini termasuk dari calon kepala daerah yang dimasukkan kepada Oso Sekuritas,” kata Sudewo.

    Meski begitu yakin dengan bukti itu, ternyata Sudewo tidak melaporkan Ketua Oesman Sapta ke Bareskrim. Sudewo dan Adi memasuki ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Kepolisian RI, namun tak lama kemudian keduanya keluar dan meninggalkan Kantor Bareskrim tanpa menunjukkan Surat Laporan Polisi sebagai tanda pelaporan.

    Baca juga:
    Menteri Yasonna: Kalau Pecah Berantakan ...
    Hanura Kubu Sudding Batal Laporkan Oesman ... 

    Seorang pegawai SPKT mengatakan bahwa keduanya tidak membuat laporan. “Tidak ada pelaporan dari Partai Hanura. Mereka cuma datang tapi tidak membuat laporan,” kata pegawai yang enggan disebutkan namanya itu.

    Ketika dikonfirmasi, Adi hanya menyatakan masih harus mendapat persetujuan dari Sudewo untuk memberikan nomor laporan polisi atas Oesman Sapta Odang kepada media. “Maaf ya saya harus berhati-hati.” Adi berjanji memberikan nomor laporan bila kliennya berkenan. Pada saatnya nanti saya berikan nomor laporan polisinya.” Adi menyampaikannya melalui pesan elektronik.

    Sudewo pun juga tidak menjelaskan alasannya batal melaporkan Oesman. Menurut dia nomor laporan polisi telah dikantongi Adi. “Wah (saya) sudah otw ke acara lain. (Laporan Polisi ada) di pengacara.” Sudewo berkelit melalui pesan elektronik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.