Sidang E-KTP, Saksi Akui Dapat US$ 800 Ribu dari Johannes Marliem

Johannes Marliem, saksi kunci kasus dugaan korupsi E-KTP, yang dokabarkan meninggal di AS, Kamis, 10 Agustus 2017. (dok.tempo)

TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Country Manager Hewlett Packard (HP) Enterprise Service Charles Sutanto Ekapradja mengakui pernah menerima duit sejumlah US$ 800 ribu dari Johannes Marliem. Duit itu diterima setelah Charles mundur dari perusahaan Hewlett Packard Enterprise Service dan bekerja bersama Marliem.

"Saya terima 800 ribu dolar dari Marliem sebagai konsultan. Itu tidak semua terkait proyek e-KTP," kata Charles dalam sidang lanjutan sidang E-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin, 22 Januari 2018.

Baca: Catatan FBI, Duit Rp 175 M Masuk Rekening Johannes Marliem

Majelis hakim pun menanyakan ihwal informasi bahwa duit tersebut telah dibelikan sebuah rumah dan mobil mewah jenis Porsche senilai Rp 2,8 miliar. "Apakah Anda benar membeli mobil Porsche seharga Rp 2,8 miliar dan rumah Rp 700 juta?" kata hakim.

Charles menjawab bahwa hal itu memang benar. Ia menuturkan membeli rumah tersebut dengan cara mencicil. "Iya betul, Pak,  tapi rumah mencicil," kata Charles

Simak: Bagaimana Johannes Marliem Mengontak Tempo dan Apa Percakapannya?

Charles juga menceritakan bahwa dia  mundur sebagai Country Manager HP Enterprise Service pada Agustus 2011 dan bergabung dengan PT Sesko Sistem Indonesia. "Kemudian bergabung dengan Johanes Marliem," ujar Charles.

Charles berujar membantu Marliem mengembangkan sistem chip yang digunakan untuk proyek e-KTP. Ketika hakim bertanya apakah Charles berhak mendapatkan sejumlah uang dari Marliem, ia  menjawab, "Iya, saya kerjasama dengan beliau. Selama saya bisa bekerja mah (berhak)," kata dia.






KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


Sidang E-KTP Agendakan Vonis untuk Made Oka dan Irvanto Sore Ini

5 Desember 2018

Sidang E-KTP Agendakan Vonis untuk Made Oka dan Irvanto Sore Ini

Dalam sidang e-KTP, jaksa menyatakan Made Oka Masagung dan Irvanto terbukri merugikan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun


Keponakan Setya Novanto Dituntut 12 Tahun Penjara di Kasus E-KTP

6 November 2018

Keponakan Setya Novanto Dituntut 12 Tahun Penjara di Kasus E-KTP

Menurut jaksa, keponakan Setya Novanto itu terbukti mengintervensi proses lelang proyek e-KTP dengan memenangkan perusahaan tertentu.


Keponakan Setya Novanto Bantah Ada Kode Miras dalam Korupsi E-KTP

23 Oktober 2018

Keponakan Setya Novanto Bantah Ada Kode Miras dalam Korupsi E-KTP

Sebelumnya, terungkap fakta adanya nama minuman keras yang dijadikan kode untuk membagikan uang dari imbalan proyek e-KTP.


Bantah Keterangan Saksi, Hakim Tegur Keponakan Setya Novanto

23 Oktober 2018

Bantah Keterangan Saksi, Hakim Tegur Keponakan Setya Novanto

Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi, dianggap membantah tanpa mengungkapkan bukti atau alibi.


Mantan Kepala PPATK akan Bersaksi dalam Sidang Kasus E-KTP

9 Oktober 2018

Mantan Kepala PPATK akan Bersaksi dalam Sidang Kasus E-KTP

Dalam perkara ini, KPK mendakwa Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung turut terlibat dalam korupsi proyek e-KTP.


4 Kesaksian Rita Widyasari, Fayakhun dan Aziz dalam Sidang E-KTP

3 Oktober 2018

4 Kesaksian Rita Widyasari, Fayakhun dan Aziz dalam Sidang E-KTP

Sidang E-KTP dengan terdakwa Irvanto Hendra Pambudi digelar pada Selasa kemarin dan menghadirkan saksi antara lain Rita Widyasari dan Fayakhun.


Sidang E-KTP, Jaksa: Ada Dana dari Perusahaan Rita ke Made Oka

2 Oktober 2018

Sidang E-KTP, Jaksa: Ada Dana dari Perusahaan Rita ke Made Oka

Dalam sidang e-KTP, Jaksa awalnya bertanya kepada Rita Widyasari apakah duit perusahaannya ada kaitannya dengan korupsi e-KTP.


Irvanto Sebut Fayakhun Memintanya Kembalikan Uang E-KTP ke KPK

2 Oktober 2018

Irvanto Sebut Fayakhun Memintanya Kembalikan Uang E-KTP ke KPK

Dalam perkara ini, Irvanto Hendra Pambudi dan pengusaha Made Oka Masagung didakwa turut berperan dalam korupsi e-KTP.


Sidang E-KTP, Rita dan Fayakhun Saksi untuk Irvanto dan Made Oka

2 Oktober 2018

Sidang E-KTP, Rita dan Fayakhun Saksi untuk Irvanto dan Made Oka

Dalam sidang e-KTP, Irvanto dan Made Oka didakwa terlibat korupsi proyek e-KTP sebagai perantara pemberi uang untuk Setya Novanto.