Pendukung Fredrich Yunadi Gugat Pasal 21 UU Tipikor ke MK

Sejumlah advokat berkumpul di kawasan Tebet, Jakarta Selatan untuk menyatakan dukungan terhadap Fredrich Yunadi, Jumat, 19 Januari 2018. Tempo/M. Yusuf Manurung

TEMPO.CO, Jakarta - Barisan Advokat Bersatu (Baradatu) mendaftarkan uji materi Pasal 21 Undang-Undang tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini buntut dari penetapan tersangka dugaan menghalangi penyidikan terhadap pengacara Fredrich Yunadi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Baradatu Herwanto Nurmansyah mengatakan pasal tersebut mengancam advokat dalam menjalankan tugas. Menurut dia, menggagalkan penyidikan sudah menjadi tugas advokat.

"Tentu menggagalkan dalam arti positif," katanya di gedung MK, Jakarta, 22 Januari 2018.

Baca juga: Selain Fredrich, 5 Advokat ini Pernah Terjerat Perkara Kliennya

Pasal 21 Undang-Undang Tipikor menyebutkan setiap orang yang dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka dan terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi, dipidana dengan pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 12 tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 150 juta atau paling banyak Rp 600 juta.

Herwanto berharap MK mau mengabulkan tuntutannya agar Pasal 21 Undang-Undang Tipikor itu dikecualikan untuk advokat. "Karena memang tugasnya advokat itu (menggagalkan penyidikan)," tuturnya.

Ia menuturkan penegak hukum tidak bisa serta-merta menetapkan seorang advokat melanggar pasal tersebut. Langkah advokat yang diduga merintangi penyidikan, kata dia, harus diperiksa dulu oleh dewan kehormatan advokat.

"Apakah ada itikad baik atau tidak. Kalau dewan kehormatan katakan ini pidana, silakan (ditangkap)," ujarnya.

Baca juga: Jadi Tersangka, Fredrich Yunadi: Advokat Tidak Dapat Dituntut

Fredrich Yunadi, yang sebelumnya menjadi kuasa hukum tersangka dugaan korupsi pengadaan proyek kartu tanda penduduk elektronik, Setya Novanto, ditangkap KPK karena dianggap merintangi penyidikan.

Bersama dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, Fredrich diduga bersekongkol untuk memanipulasi rekam medis kesehatan Setya.






Usaha Menyangkal Korupsi, Hilang Ingatan hingga Bawa Nama Tuhan

27 September 2021

Usaha Menyangkal Korupsi, Hilang Ingatan hingga Bawa Nama Tuhan

Berbagai cara dilakukan untuk menyangkal tuduhan korupsi, mulai dari membawa nama-nama tuhan hingga mengaku hilang ingatan,


Setya Novanto Digugat Bekas Kuasa Hukumnya Rp 2,25 Triliun

7 November 2020

Setya Novanto Digugat Bekas Kuasa Hukumnya Rp 2,25 Triliun

Fredrich menuding Setya Novanto belum membayar jasanya selama menjadi pengacara terpidana kasus korupsi proyek e-KTP itu.


Mantan Pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi Ajukan Peninjauan Kembali

24 Oktober 2020

Mantan Pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi Ajukan Peninjauan Kembali

Fredrich Yunadi mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dalam perkara menghalang-halangi pemeriksaan mantan Ketua DPR Setya Novanto


KPK Ajukan Kasasi atas Putusan Banding Fredrich Yunadi

22 Oktober 2018

KPK Ajukan Kasasi atas Putusan Banding Fredrich Yunadi

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta kemudian menguatkan putusan Pengadilan Tipikor terhadap Fredrich Yunadi dengan hukuman 7 tahun penjara.


Fredrich Yunadi Ajukan Kasasi Perkaranya ke Mahkamah Agung

13 Oktober 2018

Fredrich Yunadi Ajukan Kasasi Perkaranya ke Mahkamah Agung

Fredrich Yunadi menyatakan tak menerima putusan pengadilan tinggi yang menguatkan putusan di tingkat pertama, yakni 7 tahun penjara.


Pengadilan Tinggi Kuatkan Vonis 7 Tahun Penjara Fredrich Yunadi

10 Oktober 2018

Pengadilan Tinggi Kuatkan Vonis 7 Tahun Penjara Fredrich Yunadi

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tetap menghukum pengacara Fredrich Yunadi 7 tahun penjara dalam kasus merintangi penyidikan korupsi e-KTP.


KPK Ajukan Banding Atas Vonis 7 Tahun Fredrich Yunadi

8 Juli 2018

KPK Ajukan Banding Atas Vonis 7 Tahun Fredrich Yunadi

KPK mengajukan banding atas vonis 7 tahun kepada bekas pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi.


Sampai Kasasi Bakal Dilakoni Fredrich Yunadi Demi Vonis Bebas

29 Juni 2018

Sampai Kasasi Bakal Dilakoni Fredrich Yunadi Demi Vonis Bebas

Fredrich Yunadi mengatakan dirinya harus bebas murni.


Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi Ajukan Banding

28 Juni 2018

Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi Ajukan Banding

Fredrich Yunadi divonis 7 tahun penjara.


Divonis 7 Tahun, Fredrich Yunadi: Ini Hari Kematian Advokat

28 Juni 2018

Divonis 7 Tahun, Fredrich Yunadi: Ini Hari Kematian Advokat

Majelis hakim Pengadilan Tipikor menghukum Fredrich Yunadi 7 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan.