Kasus Fredrich Yunadi, KPK Periksa Istri Setya Novanto

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor (tengah), di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, 22 Januari 2018. Ia diperiksa untuk tersangka Fredrich Yunadi. TEMPO/Lani Diana

    Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor (tengah), di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, 22 Januari 2018. Ia diperiksa untuk tersangka Fredrich Yunadi. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, berujar bahwa Deisti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fredrich Yunadi.

    "Diperiksa untuk FY terkait dugaan menghalangi penyidikan Setya Novanto," kata Febri, Senin, 22 Januari 2018.

    Baca: Bantah Otto, Ahli Hukum: Tugas Pengacara Bukan Halangi Penyidikan

    Fredrich adalah mantan pengacara Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Ia diduga melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    KPK menduga Fredrich dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, bersama-sama menghalangi proses penyidikan Setya. Caranya, memanipulasi data medis setelah Setya mengalami kecelakaan pada 16 November 2017.

    KPK juga memperoleh bukti bahwa Fredrich memesan satu lantai kamar rawat VIP di Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Namun Fredrich hanya mendapatkan tiga kamar rawat VIP. Fredrich resmi ditahan pada Sabtu, 13 Januari 2018.

    Baca: 4 Saksi yang Menolak Meringankan Fredrich Yunadi dan Bimanesh

    Selain Fredrich Yunadi, Bimanesh ditetapkan sebagai tersangka dugaan melakukan obstruction of justice. Bimanesh resmi ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK lebih dari sepuluh jam pada Jumat, 12 Januari 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komponen Lokal Mobil Esemka Bima, Mesin Masih Impor dari Cina

    Mobil Esemka Bima 1.2 dan Bima 1.3. adalah dua model pikap yang diluncurkan oleh PT Solo Manufaktur Kreasi pada Jumat, 6 September 2019.