Suap Panitera Pengganti PN Jaksel, Yunus Nafik Divonis Hari ini

Sidang lanjutan kasus suap terhadap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Tarmizi, untuk terdakwa Yunus Nafik dan Akhmad Zaini kembali digelar hari ini, 23 November 2017 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus suap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Yunus Nafik akan menerima vonis dari majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat hari ini. Direktur PT Aquamarine Divindo Inspection (AMDI) merupakan terdakwa pemberi suap kepada Tarmizi selaku panitera untuk memengaruhi hakim agar memenangkan sengketa yang membelit perusahaannya.

Pada sidang pleidoi, Kamis, 11 Januari 2018 lalu, Yunus melalui pengacaranya membantah menjadi inisiator dalam kasus tersebut. Menurut pengacaranya, SF Marbun, Yunus dan pengacaranya saat itu, Akhmad Zaini baru membicarakan penyediaan uang di luar biaya resmi untuk penanganan perkara perusahaannya setelah ada permintaan dari Tarmizi.

Baca: OTT Panitera PN Jakarta Selatan, KPK Geledah 5 Lokasi Ini

"Sejak awal Terdakwa tidak pernah berinisiatif memenangkan perkara dengan cara membayar atau mengeluarkan sejumlah uang kepada hakim," kata Marbun, Kamis, 11 Januari 2018.

Marbun juga mengatakan bahwa kliennya tidak pernah memerintahkan Akhmad Zaini untuk mengirimkan uang Rp 25 juta kepada Tarmizi. Pemberian uang tahap pertama itu disebut inisiatif Akhmad Zaini sendiri. "Uang tersebut tidak pernah dimintakan gantinya kepada terdakwa," katanya.

Selanjutnya, Marbun mengatakan bahwa pemberian uang kepada Tarmizi tidak seluruhnya atas sepengatahuan dan izin dari Yunus Nafik. Seperti, pemberian uang tahap dua senilai Rp 100 juta disebut tanpa sepengetahuan dan seizin Yunus Nafik. Namun, dimintakan penggantian kepadanya.

Pemberian uang tahap ketiga sebesar Rp 300 juta disebutkan bahwa Rp 250 juta berasal dari kliennya dan Rp 50 juta berasal dari Akhmad Zaini. "Sebagian uang tersebut ada yang berasal dari Terdakwa dan sebagian dari Akhmad Zaini," katanya.

Baca: OTT Panitera PN Jakarta Selatan, KPK Periksa Tiga Hakim

Sebelumnya, jaksa menuntut Yunus Nafik dengan pidana 3,5 tahun penjara. Yunus didakwa bersama Akhmad Zaini menyuap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Tarmizi. Selain itu, Jaksa juga menuntut uang denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Kasus suap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terungkap saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan pada 21 Agustus 2017. KPK menangkap Akhmad Zaini dan Tarmizi.

KPK menduga selaku direktur PT ADI, Yunus Nafik melalui pengacaranya, Akhmad Zaini menyuap Tarmizi agar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dapat menghentikan kasus gugatan perdata yang dilayangkan Eastern Jason Fabrication Service Pte Ltd kepada PT ADI serta dapat menerima gugatan rekonvensi PT ADI.

Eastern Jason Fabrication Service Pte Ltd menggugat PT ADI karena tidak menunaikan tugas sebelum tenggat waktunya. Dalam gugatan yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 4 Oktober 2016, Eastern Jason Fabrication Service Pte Ltd menuntut ganti rugi kepada PT ADI senilai US$ 7,6 juta dan US$ 131.000.






4 Perkawinan Beda Agama Dicatatkan di Jakarta Selatan, Hasil Penetapan Pengadilan

14 hari lalu

4 Perkawinan Beda Agama Dicatatkan di Jakarta Selatan, Hasil Penetapan Pengadilan

Pemerintah Kota Jakarta Selatan mencatat empat perkawinan beda agama pada 2022 guna mematuhi putusan Pengadilan Negeri di daerah itu.


Sidang Indra Kenz Binomo Periksa 7 Korban, Akan Lanjut Unjuk Rasa

34 hari lalu

Sidang Indra Kenz Binomo Periksa 7 Korban, Akan Lanjut Unjuk Rasa

Pengadilan Negeri Tangerang menyidangkan perkara Indra Kesuma alias Indra Kenz 26 tahun.


Praperadilan Mardani Maming, Begini Pengertian dan Regulasi Praperadilan

26 Juli 2022

Praperadilan Mardani Maming, Begini Pengertian dan Regulasi Praperadilan

KPK tetapkan Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming tersangka suap dan gratifikasi. Mardani lakukan gugatan praperadilan. Ini pengertiannya.


Kasus Penembakan Istri Anggota TNI, Panglima TNI Andika Perkasa Sebut Pasal Hukuman Mati

26 Juli 2022

Kasus Penembakan Istri Anggota TNI, Panglima TNI Andika Perkasa Sebut Pasal Hukuman Mati

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mendorong pidana atau hukuman mati kasus penembakan istri anggota TNI, sesuai Pasal 340 KUHP. Ini ketentuannya.


Pengacara Ngotot Terdakwa Pencabulan Santriwati Jombang Dihadirkan di Ruang Sidang

25 Juli 2022

Pengacara Ngotot Terdakwa Pencabulan Santriwati Jombang Dihadirkan di Ruang Sidang

Dalam eksepsinya, pengacacara terdakwa kasus pencabulan santriwati Jombang, Mas Bechi, ngotot kliennya dihadirkan di ruang sidang.


Dokter Pembakar Bengkel Divonis 8 Tahun Penjara, Jaksa Penuntut Banding

25 Juli 2022

Dokter Pembakar Bengkel Divonis 8 Tahun Penjara, Jaksa Penuntut Banding

Dokter pembakar bengkel di Tangerang, dr Mery Anastasia telah melahirkan bayi perempuan, yang kini diasuh orang tuanya.


Pengadilan Negeri Semarang Putus PKPU Pengelola Jogja Apartemen

21 Juli 2022

Pengadilan Negeri Semarang Putus PKPU Pengelola Jogja Apartemen

PKPU berlangsung selama 45 hari terhitung sejak 20 Juli 2022.


Merpati Air Resmi Dinyatakan Pailit

7 Juni 2022

Merpati Air Resmi Dinyatakan Pailit

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya membatalkan perjanjian perdamaian (homologasi) Merpati Air.


Terdakwa Investasi Emas Skema Ponzi Budi Hermanto Dituntut 17 Tahun Penjara

23 Mei 2022

Terdakwa Investasi Emas Skema Ponzi Budi Hermanto Dituntut 17 Tahun Penjara

Kuasa hukum korban investasi emas skema ponzi itu menyambut tuntutan JPU agar aset terdakwa yang telah disita dikembalikan pada korban.


BNN Tangkap Dua Hakim Pengadilan Negeri Rangkasbitung

20 Mei 2022

BNN Tangkap Dua Hakim Pengadilan Negeri Rangkasbitung

BNN Provinsi Banten menangkap dua hakim Pengadilan Negeri Rangkasbitung atas dugaan penyalahgunaan narkoba.