Oesman Sapta: Uang Masuk Sekuritas untuk Selamatkan Hanura

Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto bersama Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang memberi pernyataan seputar konflik yang terjadi di partainya itu di Istana Negara, Jakarta, 17 Januari 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat atau Hanura Oesman Sapta Odang alias OSO tak menyangkal adanya uang masuk ke OSO Sekuritas. Dia mengatakan uang itu untuk menyelamatkan partai. "Itu resmi. Sekuritas itu menyelamatkan uang partai," ucapnya di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, Ahad, 21 Januari 2018.

Wakil Ketua Umum Partai Hanura kubu OSO, I Gede Pasek Suardika, menuturkan masuknya uang ke OSO Sekuritas berdasarkan pertimbangan keamanan. Namun, dia membantah bahwa ada uang yang masuk ke rekening pribadi OSO. "Tidak ada satu rupiah pun masuk ke rekening pribadi," ujarnya.

Baca:
Kisruh Hanura, Wiranto Merasa Dibenturkan...
Oesman Sapta Tuding Balik Hanura Kubu...

Partai Hanura kubu Sarifuddin Sudding menyebutkan adanya uang yang ditransfer ke rekening OSO Sekuritas dengan nilai total Rp 200 miliar. Uang itu berasal dari calon-calon kepala daerah yang memiliki hubungan langsung dengan Oesman, dana Kesbanpol, serta dana partisipasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Oesman malah menuding kubu Sudding yang menerima uang dari peserta calon kepala daerah. "Saya yang punya bukti bahwa mereka menerima uang dari peserta," tuturnya.

Baca juga: Hanura Kubu Daryatmo Beberkan Dugaan...

Untuk membuktikan hal itu, Oesman mengatakan akan mengaudit partai dengan mendatangkan akuntan dari kalangan internal dan eksternal partai. Oesman berujar, pemanggilan akuntan itu sekaligus menjelaskan hal-hal yang selama ini dianggapnya sebagai fitnah. "Suatu waktu akan terbuka, tapi dari (hasil) audit."

Hanura sedang dilanda konflik internal. Puluhan pengurus daerah yang condong ke bekas Sekretaris Jenderal Hanura, Sarifuddin Sudding, menyampaikan mosi tidak percaya kepada Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang.

Jumat, 19 Januari 2018, kubu Sudding menggelar munas luar biasa untuk memecat Oesman dari jabatan ketua umum dan menggantinya dengan Daryatmo. Bukannya menyelesaikan pertikaian, konflik makin panas dengan saling tuding penyalahgunaan uang.






Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

5 hari lalu

Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

Mischa Hasnaeni Moein ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kprupsi PT Waskita Beton. Kenapa ia dikenal sebagai wanita emas?


Hanura Belum Tentukan Sikap Soal Capres 2024, OSO: Nanti Desember 2022

10 hari lalu

Hanura Belum Tentukan Sikap Soal Capres 2024, OSO: Nanti Desember 2022

Partai Hanura sampai saat ini belum menentukan sikap soal calon presiden yang akan diusung di Pilpres 2024. OSO sebut situasi politik membingungkan.


Pasang Target Tinggi di Pemilu 2024, Partai Republiku: Harus Yakin Pecah Rekor

52 hari lalu

Pasang Target Tinggi di Pemilu 2024, Partai Republiku: Harus Yakin Pecah Rekor

Partai Republiku tak tanggung-tanggung memasang target lolos parlemen dan meraih suara di atas 30 persen di Pemilu 2024.


Dugaan Penipuan, Ketua DPD Hanura Jakarta Dilaporkan ke Polisi

10 Mei 2022

Dugaan Penipuan, Ketua DPD Hanura Jakarta Dilaporkan ke Polisi

Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta Jims Charles Kawengian dilaporkan ke Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penipuan


Hari ini Wiranto 75 Tahun: Perjalanan Militer, Politik dan Kasus Penusukan

4 April 2022

Hari ini Wiranto 75 Tahun: Perjalanan Militer, Politik dan Kasus Penusukan

Wiranto merupakan salah satu tokoh militer dan politikus yang memberi warna Indonesia. Penusukan Wiranto di Labuan Banten menggegerkan negeri ini.


7 Partai Nonparlemen Bentuk Koalisi, Klaim Punya Suara Terbanyak Setelah PDIP

24 Februari 2022

7 Partai Nonparlemen Bentuk Koalisi, Klaim Punya Suara Terbanyak Setelah PDIP

Sekertaris Jenderal PBB Afriansyah Noor mengatakan, koalisi tujuh partai nonparlemen ini sedang menyiapkan nama.


Kasus Dugaan Investasi Bodong Raja Sapta Oktohari Naik ke Tingkat Penyidikan

20 Januari 2022

Kasus Dugaan Investasi Bodong Raja Sapta Oktohari Naik ke Tingkat Penyidikan

Raja Sapta Oktohari dilaporkan karena diduga menghimpun dana nasabah tanpa izin dari BI dan dituduh melakukan penggelapan investasi


Deretan Pengurus Pemuda Pancasila yang Jadi Pejabat Negara

26 November 2021

Deretan Pengurus Pemuda Pancasila yang Jadi Pejabat Negara

Sebagai salah satu organisasi besar di Indonesia, Pemuda Pancasila memiliki sejumlah anggota yang pernah dan masih menjadi pejabat negara.


Karier Politik Gede Pasek Suardika: Demokrat, Hanura, kini PKN

31 Oktober 2021

Karier Politik Gede Pasek Suardika: Demokrat, Hanura, kini PKN

Politikus I Gede Pasek Suardika hengkang dari Partai Hanura dan bergabung dengan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)


Gede Pasek Jelaskan Misinya Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara

30 Oktober 2021

Gede Pasek Jelaskan Misinya Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara

Gede Pasek mengatakan gagasan yang akan diperjuangkan di Partai Kebangkitan Nusantara adalah penguatan wawasan nusantara dalam pemerintahan.