Hanura Kubu Daryatmo Akan Laporkan Oesman Sapta ke Mabes Polri

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) memberikan keterangan pers seusai Rapat Pleno Konsolidasi di Hotel Bidakara, Jakarta, 4 Mei 2017. TEMPO/ALBERT/MAGANG

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Hanura kubu Sarifuddin Sudding, Sudewo mengatakan Oesman Sapta yang biasa dipanggil OSO diduga meminta uang kepada sejumlah calon kepala daerah untuk ditransfer ke rekening OSO Sekuritas. Jumlahnya disebut mencapai Rp 200 miliar.

Berkaitan dengan itu, Sudewo mengatakan berencana melapor ke polisi. "Kami akan melaporkan dugaan penyimpangan keuangan ini ke Mabes Polri agar menjadi ranah hukum," ujar Sudewo di Hotel Sultan, Jakarta Selatan pada Ahad, 21 Januari 2018.

Baca: Wiranto: Konflik Hanura karena Persoalan Kepemimpinan Oso

Sudewo menjelaskan, kubunya juga akan melapor ke Otoritas Jasa Keuangan agar menyelidiki asal-usul uang yang masuk ke OSO Sekuritas. Menurut Sudewo, sumber uang tersebut berasal dari calon-calon kepala daerah yang memiliki hubungan langsung dengan OSO, dana Kesbanpol, dan dana partisipasi dari anggota DPR maupun DPRD.

Sudewo mengaku memiliki bukti atas tudingannya tersebut. Ia menuturkan, Beni Pranato yang sebelumnya merupakan Bendahara Umum Partai Hanura siap memberikan kesaksian terkait penyalahgunaan uang partai ini.

Baca: Hanura Pecah, Kubu Oso Tuding Klaim Kubu Sudding Kebohongan

Menurut Sudewo, saat itu Beni diperintahkan oleh OSO untuk mengambil dan mengirim uang ke OSO Sekuritas. “Uang itu masuk ke rekening OSO Sekuritas dari Beni Pranoto. Dia diperintah OSO untuk mengambil dan memasukan uang itu,” kata dia.

Bagi kubu Sudding, OSO telah terbukti menggunakan jabatannya sebagai ketua umum untuk menghimpun uang dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kata Sudewo, OSO akan dipecat dari keanggotaan partai secara tidak hormat karena dinilai telah menyalahgunakan uang partai.

“Kami DPP di bawah kubu Daryatmo dan Sarifuddin Sudding, sebagai Ketum (Ketua Umum) dan Sekjen (Sekretaris Jenderal) akan memberhentikan secara tak hormat Oesman Sapta,” kata Sudewo.

Oesman Sapta menampik tudingan itu. Ia mengatakan akan menunjuk akuntan dari internal dan eksternal Hanura untuk melakukan audit. OSO menuturkan pemanggilan akuntan tersebut sekaligus menjelaskan hal-hal yang selama ini dianggapnya sebagai fitnah. "Suatu waktu akan terbuka, tapi dari audit," ujarnya.






Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

5 hari lalu

Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

Mischa Hasnaeni Moein ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kprupsi PT Waskita Beton. Kenapa ia dikenal sebagai wanita emas?


Hanura Belum Tentukan Sikap Soal Capres 2024, OSO: Nanti Desember 2022

10 hari lalu

Hanura Belum Tentukan Sikap Soal Capres 2024, OSO: Nanti Desember 2022

Partai Hanura sampai saat ini belum menentukan sikap soal calon presiden yang akan diusung di Pilpres 2024. OSO sebut situasi politik membingungkan.


Pasang Target Tinggi di Pemilu 2024, Partai Republiku: Harus Yakin Pecah Rekor

52 hari lalu

Pasang Target Tinggi di Pemilu 2024, Partai Republiku: Harus Yakin Pecah Rekor

Partai Republiku tak tanggung-tanggung memasang target lolos parlemen dan meraih suara di atas 30 persen di Pemilu 2024.


Dugaan Penipuan, Ketua DPD Hanura Jakarta Dilaporkan ke Polisi

10 Mei 2022

Dugaan Penipuan, Ketua DPD Hanura Jakarta Dilaporkan ke Polisi

Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta Jims Charles Kawengian dilaporkan ke Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penipuan


Hari ini Wiranto 75 Tahun: Perjalanan Militer, Politik dan Kasus Penusukan

4 April 2022

Hari ini Wiranto 75 Tahun: Perjalanan Militer, Politik dan Kasus Penusukan

Wiranto merupakan salah satu tokoh militer dan politikus yang memberi warna Indonesia. Penusukan Wiranto di Labuan Banten menggegerkan negeri ini.


7 Partai Nonparlemen Bentuk Koalisi, Klaim Punya Suara Terbanyak Setelah PDIP

24 Februari 2022

7 Partai Nonparlemen Bentuk Koalisi, Klaim Punya Suara Terbanyak Setelah PDIP

Sekertaris Jenderal PBB Afriansyah Noor mengatakan, koalisi tujuh partai nonparlemen ini sedang menyiapkan nama.


Kasus Dugaan Investasi Bodong Raja Sapta Oktohari Naik ke Tingkat Penyidikan

20 Januari 2022

Kasus Dugaan Investasi Bodong Raja Sapta Oktohari Naik ke Tingkat Penyidikan

Raja Sapta Oktohari dilaporkan karena diduga menghimpun dana nasabah tanpa izin dari BI dan dituduh melakukan penggelapan investasi


Deretan Pengurus Pemuda Pancasila yang Jadi Pejabat Negara

26 November 2021

Deretan Pengurus Pemuda Pancasila yang Jadi Pejabat Negara

Sebagai salah satu organisasi besar di Indonesia, Pemuda Pancasila memiliki sejumlah anggota yang pernah dan masih menjadi pejabat negara.


Karier Politik Gede Pasek Suardika: Demokrat, Hanura, kini PKN

31 Oktober 2021

Karier Politik Gede Pasek Suardika: Demokrat, Hanura, kini PKN

Politikus I Gede Pasek Suardika hengkang dari Partai Hanura dan bergabung dengan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)


Gede Pasek Jelaskan Misinya Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara

30 Oktober 2021

Gede Pasek Jelaskan Misinya Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara

Gede Pasek mengatakan gagasan yang akan diperjuangkan di Partai Kebangkitan Nusantara adalah penguatan wawasan nusantara dalam pemerintahan.