Wiranto akan Pertemukan Kedua Kubu Selesaikan Konflik Hanura

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto setelah  menghadiri rapat koordinasi Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan, di Hotel Borobudur, Jakarta, 17 Januari 2018. TEMPO/Arkhelaus W.

    Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto setelah menghadiri rapat koordinasi Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan, di Hotel Borobudur, Jakarta, 17 Januari 2018. TEMPO/Arkhelaus W.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto mengatakan akan bertemu dengan Ketua Umum kubu Oesman Sapta Odang atau Oso dan Ketua Umum kubu Daryatmo untuk menyelesaikan konflik internal partai. Ia mengatakan bakal menengahi konflik dua kubu tersebut.

    "Nanti saya selesaikan internal, tidak saya keluarkan ke publik. Saya tidak ingin ajak publik ke masalah internal partai," kata Wiranto di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Ahad, 21 Januari 2018.

    Baca juga: Wiranto: Konflik Hanura karena Persoalan Kepemimpinan Oso

    Wiranto menjelaskan akan mendengarkan keterangan dari semua kubu untuk menyelesaikan konflik partai. Menurut dia, nantinya penyelesaian akan diserahkan ke mekanisme internal dengan memperhatikan pemilik suara di partai.

    Konflik Hanura memanas setelah Ketua Umum Oesman Sapta Odang dipecat oleh Hanura kubu Sekretaris Jenderal Sarifuddin Sudding. Keputusan ini diambil melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa yang melibatkan 27 Dewan Pimpinan Daerah dan 401 Dewan Pimpinan Cabang. Munaslub diklaim mendapat restu dari Wiranto.

    Baca juga: Hanura Kubu Oesman Imbau Wiranto Tak Terjebak Manuver Suding

    Hanura kubu Sarifuddin mempertimbangkan pemecatan atas Oesman Sapta karena dinilai beberapa kali melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga. Beberapa di antaranya pemecatan pengurus DPD, melanggar pakta integritas, hingga diduga melakukan praktik mahar politik.

    Wiranto menegaskan akan turut ambil bagian dalam penyelesaian konflik internal Hanura. "Sebagai dewan pembina, saya tidak ambil bagian dalam konflik tapi berusaha menjadi bagian untuk menyelesaikan konflik," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.