Bantah Otto, Ahli Hukum: Tugas Pengacara Bukan Halangi Penyidikan

Reporter

Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan memberikan keterangan pers usai mengikuti audiensi bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan di Kementerian ESDM, 27 Februari 2017. Tempo/Destrianita

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, mengatakan tugas pengacara bukanlah menghalangi penyidikan. Hal ini menanggapi pernyataan advokat sekaligus Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan bahwa advokat terlahir untuk menghalangi penyidikan, berkaitan dengan kasus Fredrich Yunadi.

“Melakukan upaya pendampingan itu bukan upaya menghalangi,” kata Fickar ketika dihubungi Tempo pada Ahad, 21 Januari 2018.

Baca: Perhimpunan Advokat Telusuri Dugaan Ijazah Palsu Fredrich Yunadi

Fickar mengatakan penyidik atau penegak hukum mendapatkan kewenangan atributif dari undang-undang dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana untuk memeriksa pelaku, menangkap, menggeledah, dan menyita barang bukti. Sedangkan tugas pengacara, kata Fickar, adalah memastikan kewenangan tersebut telah dijalankan dengan benar dan sesuai dengan hukum.

Doktor lulusan Fakultas Hukum Universitas Trisakti itu juga mengatakan pengacara diperlukan untuk memastikan penerapan hukum terhadap kliennya tidak melanggar hak asasi manusia. Selain itu, kata dia, pengacara bertugas memberikan konsultasi hukum kepada kliennya.

“Jika peran pengacara dikatakan sebagai penghalang, itu sama saja menghalangi atau melawan undang-undang. Jika demikian, apa bedanya dengan kriminal?” ujarnya.

Baca: Kata Kolega, Tugas Fredrich Yunadi Itu Halangi Penyidikan

Ketua Dewan Pembina Peradi Otto Hasibuan angkat bicara soal penahanan terhadap advokat Fredrich Yunadi. Fredrich diduga menghalangi penyidikan tersangka kasus mega korupsi kartu tanda penduduk elektronik, Setya Novanto. Menurut Otto, sangat tipis perbedaan antara menghalangi penyidikan KPK dan menjalankan profesi sebagai advokat.

"Karena advokat itu by nature dilahirkan untuk menghalangi penyidikan. Itu agar penyidik tidak sewenang-wenang," ucapnya di kantor Peradi pada Kamis, 18 Januari 2018.

Fickar juga menyayangkan pernyataan Otto yang menyamakan pengacara dengan kriminal tersebut. Menurut dia, perang antara pengacara dan penegak hukum bukanlah dalam bentuk perlawanan, tapi penafsiran penegakan hukum. “Pernyataan itu keluar dari pengacara senior saya (Otto Hasibuan). Saya kira pernyataan itu tidak pantas dan menyesatkan karena seperti menyamakan fungsi pengacara dan kriminal,” tuturnya.






Jessica Mila Terima Lamaran Yakup Hasibuan di Bali, Lagu Teman Hidup Jadi Saksi

39 hari lalu

Jessica Mila Terima Lamaran Yakup Hasibuan di Bali, Lagu Teman Hidup Jadi Saksi

Yakup Hasibuan berlutut dihadapan Jessica Mila sambil memegang kotak cincin, diiringi lagu Teman Hidup yang dinyanyikan langsung oleh Tulus.


Sebut Peradi Otto Hasibuan Tidak Sah, Hotman Paris Dipolisikan Lagi

29 April 2022

Sebut Peradi Otto Hasibuan Tidak Sah, Hotman Paris Dipolisikan Lagi

Seorang advokat wanita merasa dirugikan karena penyataan Hotman Paris soal Peradi pimpinan Otto Hasibuan tidak sah.


DPC Peradi Jakarta Barat Somasi Hotman Paris Hutapea

26 April 2022

DPC Peradi Jakarta Barat Somasi Hotman Paris Hutapea

Dewan Pimpinan Cabang Peradi Jakarta Barat mensomasi pengacara Hotman Paris Hutapea.


Hotman Paris Keluar dari Peradi, Sindir Otto Hasibuan juga Kerap Tampil Mewah

15 April 2022

Hotman Paris Keluar dari Peradi, Sindir Otto Hasibuan juga Kerap Tampil Mewah

Hotman Paris disebut telah melanggar kode etik advokat lantaran kerap pamer kekayaan dan inilah yang mendasarinya keluar dari Peradi.


Musica Studios Uji Materi UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi, Ini Isinya

10 Desember 2021

Musica Studios Uji Materi UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi, Ini Isinya

Musica Studios mengajukan uji materi empat pasal dalam Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014.


Usaha Menyangkal Korupsi, Hilang Ingatan hingga Bawa Nama Tuhan

27 September 2021

Usaha Menyangkal Korupsi, Hilang Ingatan hingga Bawa Nama Tuhan

Berbagai cara dilakukan untuk menyangkal tuduhan korupsi, mulai dari membawa nama-nama tuhan hingga mengaku hilang ingatan,


Moeldoko Siap Dilaporkan Jika Tuduhan ICW Bisa Dibuktikan

5 Agustus 2021

Moeldoko Siap Dilaporkan Jika Tuduhan ICW Bisa Dibuktikan

Otto Hasibuan menyatakan jika ICW tidak bisa membuktikan tuduhan dalam perkara Ivermectin, Moeldoko belum akan mengambil langkah hukum.


Moeldoko Kirim Somasi Tertulis ke ICW: Desak Penjelasan 7 Hal

4 Agustus 2021

Moeldoko Kirim Somasi Tertulis ke ICW: Desak Penjelasan 7 Hal

Dalam somasi tertulis melalui kuasa hukumnya Otto Hasibuan itu, Moeldoko memprotes tudingan ICW perihal peredaran Ivermectin.


Kuasa Hukum Moeldoko Kirim Somasi Tertulis ke ICW Hari Ini

2 Agustus 2021

Kuasa Hukum Moeldoko Kirim Somasi Tertulis ke ICW Hari Ini

Kuasa hukum Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Otto Hasibuan, mengatakan somasi tertulis bakal dilayangkan karena ICW memintanya.


Setya Novanto Digugat Bekas Kuasa Hukumnya Rp 2,25 Triliun

7 November 2020

Setya Novanto Digugat Bekas Kuasa Hukumnya Rp 2,25 Triliun

Fredrich menuding Setya Novanto belum membayar jasanya selama menjadi pengacara terpidana kasus korupsi proyek e-KTP itu.