Sistem Kelola Partai Politik Dianggap Mirip Kapal Selam

Reporter

Editor

Amirullah

Ketua KPU Arief Budiman bersama Komisioner KPU Evi Novida dan Viryan bertemu DPR untuk melakukan konsultasi terkait putusan Mahkamah Konstitusi soal Verifikasi Faktual Partai Politik Peserta Pemilu 2019 di Gedung Nusantara II DPR, Senayan pada Senin, 15 Januari 2018. Dewi Nurita /Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Sigit Pamungkas menyebut polemik verifikasi faktual partai politik disebabkan sistem kepengursan parpol mirip kapal kelam. Mereka hanya muncul di saat-saat tertentu saja.

"Mereka muncul hanya saat Pemilu, setelah Pemilu, hilang," ujar Sigit dalam diskusi bertema verifikasi dan kerumitan tiap Pemilu di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 20 Januari 2018.

Baca juga: Tjahjo Kumolo Ibaratkan Putusan MK Bak Nasi Rawon

Sigit menilai parpol hanya memperhatikan partainya menjelang Pemilu saja, khususnya kepengurusan di tingkat kecematan. Di tingkat kecamatan, parpol banyak yang tidak terkelola dengan baik, misalnya tidak ada kantor, pengurus, dan anggota.

"Untuk kabupaten mungkin masih diperhatikan oleh parpol, tapi untuk kecamatan se-Indonesia, mungkin tidak semua partai," ujar Sigit.

Karena itulah, ketika ada putusan Mahkamah Konstitusi untuk verifikasi, maka parpol tidak siap. Ini berdampak pada keputusan Komisi II DPR dan KPU yang hanya melalukan sampling saja untuk verifikasi. Sebab pada dasarnya, kata Sigit, parpol tidak siap dan tidak mau repot.

Baca juga: DPR: Tahapan Verifikasi Partai Politik Pemilu 2019 Dilebur

Sigit juga menyayangkan tidak terlibatnya publik dalam rapat konsultasi antara KPU dengan Komisi II DPR dan pemerintah. Ini membuat yang dominan dalam rapat tersebut adalah mereka yang memiliki kepentingan. Itu terlihat dari tarik-menarik di parlemen dalam mengambil keputusan sehingga membuat KPU tertekan.

Hal yang sama disampaikan peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil. Menurutnya, keputusan Komisi II DPR dengan KPU yang tidak melibatkan publik menimbulkan adanya potensi konflik kepentingan. "Jangan sampai kepercayaan kepada KPU yang kemandirianya dijamin itu hilang," kata Fadli.






Partai Politik Sibuk Cari Capres 2024, Anies Baswedan: Enggak Ada yang Genit-genit

1 hari lalu

Partai Politik Sibuk Cari Capres 2024, Anies Baswedan: Enggak Ada yang Genit-genit

Anies Baswedan menyatakan sangat menghormati proses diskusi soal calon presiden 2024 yang sedang dilakukan partai politik.


Anies Baswedan Sebut Partai Sedang Serius Pikirkan Capres 2024

1 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Partai Sedang Serius Pikirkan Capres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut partai politik sedang berproses menentukan calon presiden 2024.


Anies Baswedan Bicara Siap Tarung Pilpres 2024, Belum Ada Panggilan Partai Politik

8 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Siap Tarung Pilpres 2024, Belum Ada Panggilan Partai Politik

Anies Baswedan mengaku belum ada partai politik yang memanggil atau mengusung untuk menjadi calon presiden pada Pemilihan Umum 2024.


Soal Pilpres 2024, Anies Baswedan: Biarkan Partai Bentuk Koalisi

9 hari lalu

Soal Pilpres 2024, Anies Baswedan: Biarkan Partai Bentuk Koalisi

"Kalau ada yang mengusung, kami lihat. Kami tunggu nanti," kata Anies Baswedan ihwal kesiapannya maju di Pilpres 2024


KPK Dorong Kenaikan Dana Partai Politik

10 hari lalu

KPK Dorong Kenaikan Dana Partai Politik

KPK menilai peningkatan bantuan dana partai politik bisa mencegah terjadinya korupsi. Ongkos politik untuk menjadi kepala daerah di Indonesia, besar.


Anies Baswedan Bilang Siap Capres 2024 di Singapura, di Jakarta Hanya Acungkan Jempol

11 hari lalu

Anies Baswedan Bilang Siap Capres 2024 di Singapura, di Jakarta Hanya Acungkan Jempol

Anies Baswedan ogah mengomentari soal pemilihan presiden (Pilpres) 2024 kepada wartawan Indonesia.


Kembali ke Tanah Air, Anies Baswedan Irit Bicara Soal Kesiapannya Jadi Capres

11 hari lalu

Kembali ke Tanah Air, Anies Baswedan Irit Bicara Soal Kesiapannya Jadi Capres

Saat berada di Singapura, Anies Baswedan menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden jika ada partai politik yang mengusungnya.


Anies Baswedan Siap Calonkan Diri Jadi Presiden, Relawan bakal Memperjuangkan Menang

11 hari lalu

Anies Baswedan Siap Calonkan Diri Jadi Presiden, Relawan bakal Memperjuangkan Menang

KOReAN merespons sikap Anies Baswedan yang menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden jika ada partai politik yang mengusungnya


Suharso Monoarfa Disebut Telah Hubungi Plt Ketua Umum PPP Mardiono

14 hari lalu

Suharso Monoarfa Disebut Telah Hubungi Plt Ketua Umum PPP Mardiono

Achmad mengaku tidak mengetahui isi pembicaraan antara Suharso Monoarfa dan Mardiono. Menganggap membawa spirit yang baik.


Fraksi PPP Ganti Tamliha dari Kursi Pimpinan Komisi V DPR

14 hari lalu

Fraksi PPP Ganti Tamliha dari Kursi Pimpinan Komisi V DPR

Sekretaris Fraksi PPP, Achmad Baidowi, menegaskan pencopotan Tamliha tidak berkaitan dengan konflik di internal partainya.