Dewan Pers: Jurnalisme Anarkis Ancam Kemerdekaan Pers

Reporter

Editor

Amirullah

Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian (ISPPI) bertemu dengan Dewan Pers di gedung Dewan Pers, Jakarta, 4 Oktober 2017. Pertemuan ini membahas artikel "Musuh dalam selimut KPK" di majalah TEMPO. Tempo/Ilham Fikri

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Jauhar mengatakan menjamurnya media secara tak terkendali menyebabkan tumbuhnya jurnalisme anarkis di Indonesia. Kondisi ini dianggap mengancam kemerdekaan pers.

"Kemerdekaan pers akan terancam dengan media yang anarkis ini," kata Jauhar di kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat 19 Januari 2018. Pernyataan ini diungkapkan Jauhar dalam catatan dan evaluasi program yang dilaksanakan Dewan Pers selama 2017.

Baca juga: 57 Jurnalis Terima Kartu Wartawan Utama dari Dewan Pers

Jauhar menjelaskan anarki yang dimaksudnya adalah media liar yang memanfaatkan fungsi pers untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Selain itu, mereka menolak segala regulasi yang telah ditetapkan Dewan Pers bersama organisasi pers, misalnya melakukan verifikasi media.

Jumlah media liar tersebut, kata Jauhar, tergolong banyak, baik di pusat maupun daerah. Fenomena jurnalisme anarkis seperti ini disebutnya bisa mengacam kebebasan pers.

Dalam hitungan kasar, Jauhar melanjutkan, jumlah media di Indonesia mencapai 43 ribu media. Sedangkan hingga saat ini baru 171 perusahaan pers yang terverifikasi faktual, terdiri dari 101 media cetak, 22 media televisi, 8 radio dan 40 media online. Sedangkan ada 950 perusahaan pers yang terverifikasi administrasi.

Baca juga: Dewan Pers: Penyebaran Berita Bohong dalam Tahap Serius

Menurut Jauhar, kebanyakan media liar tersebut adalah media yang tidak lolos verifikasi, seperti tidak bisa mengupah wartawan minimum setara upah minimal pendapatan. "Mereka tidak lolos dan menuntut,"ujar Jauhar.

Dewan Pers menyatakan selama 2017 indeks kemerdekaan pers naik dari tahun 2016 dengan indeks 68.95, sedangkan 2015 hanya 63.44. "Untuk angkanya masih dalam perhitungan, tapi dari 2016 indeks kemerdekaan naik," ujar Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo.






Suara Keras Azyumardi Azra Soal TWK Pegawai KPK hingga Megawati di BRIN

8 hari lalu

Suara Keras Azyumardi Azra Soal TWK Pegawai KPK hingga Megawati di BRIN

Pemikiran Prof Azyumardi Azra terhadap banyak persoalan di Tanah Air, kerap membuatnya harus bersuara lantang. Misalkan soal TWK dan BRIN.


Kemenkumham Bakal Masukan Klausul Baru di RKUHP Cegah Pembungkaman Pers

30 hari lalu

Kemenkumham Bakal Masukan Klausul Baru di RKUHP Cegah Pembungkaman Pers

Kemenkumham menegaskan bahwa di dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) sama sekali tidak menyinggung adanya tindak pidana pers.


Indeks Kemerdekaan Pers Nasional Meningkat, Ketua Dewan Pers: Jangan Puas Dulu

34 hari lalu

Indeks Kemerdekaan Pers Nasional Meningkat, Ketua Dewan Pers: Jangan Puas Dulu

Indeks Kemerdekaan Pers Nasional meningkat, namun Ketua Dewan Pers berpesan agar jangan berpuas diri.


18 Jurnalis Meksiko Dibunuh Tahun Ini, Sebagian Terkait Pemberitaan

40 hari lalu

18 Jurnalis Meksiko Dibunuh Tahun Ini, Sebagian Terkait Pemberitaan

Tahun ini menjadi catatan terburuk bagi dunia jusnalisme di Meksiko. Sampai Agustus, sudah 18 wartawan tewas dibunuh


Diberitakan Ditangkap, Bambang Widjojanto Ajukan Hak Koreksi ke Poskota

48 hari lalu

Diberitakan Ditangkap, Bambang Widjojanto Ajukan Hak Koreksi ke Poskota

Bambang Widjojanto membantah ditangkap polisi seperti yang diberitakan Poskota.co.id


Turki Blokir Akses VOA dan Deutsche Welle, Erdogan Makin Represif?

1 Juli 2022

Turki Blokir Akses VOA dan Deutsche Welle, Erdogan Makin Represif?

Turki memblokir akses ke Voice of America yang berbasis di AS dan radio Jerman Deutsche Welle karena tidak mengajukan lisensi.


Azyumardi Azra: Kami Ingin Dewan Pers Jadi Mitra Kritis Pemerintah

4 Juni 2022

Azyumardi Azra: Kami Ingin Dewan Pers Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra, berharap lembaganya bisa menjadi mitra kritis pemerintah.


Seabad Rosihan Anwar: Tokoh Pers, Sejarawan, Kritikus Film

11 Mei 2022

Seabad Rosihan Anwar: Tokoh Pers, Sejarawan, Kritikus Film

Seabad Rosihan Anwar mengenang kiprah penerima Bintang Mahaputera III, tokoh pers, sejarawan, hingga kritikus film ini.


Rektor IAIN Ambon Bredel Pers Kampus

17 Maret 2022

Rektor IAIN Ambon Bredel Pers Kampus

Rektor Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Ambon membredel pers mahasiswa Lintas setelah media itu memberitakan dugaan kasus kekerasan seksual


Hari Pers Nasional, Anies Baswedan: Terima Kasih Sudah Menjaga Proses Demokrasi

10 Februari 2022

Hari Pers Nasional, Anies Baswedan: Terima Kasih Sudah Menjaga Proses Demokrasi

"Apresiasi dan terima kasih kepada insan pers, yang terus menjaga proses demokrasi kita," ujar Anies Baswedan melalui media sosial pribadinya