Telusuri Pemohon Paspor Fiktif, Kemenkumham Libatkan BIN

Reporter

Paspor. discoveryourindonesia.com

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Imigrasi Ronny Franky Sompie mengatakan pihaknya tengah menelusuri ribuan pemohon paspor fiktif. Penelusuran dilakukan dengan menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN) dan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

"BIN itu membantu dengan melacak, ini akun-akun yang mendaftar ini siapa orangnya. Kalau Lemsaneg lebih kepada memproteksi agar tidak terjadi lagi," kata Ronny di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis, 18 Januari 2018.

Baca: Ini Kiat Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tangkal Paspor Fiktif

Selain itu, Ditjen Imigrasi juga melibatkan tim cyber Mabes Polri. Pelibatan ini dilakukan, kata Ronny, karena hal yang terkait dengan teknologi informasi terus berkembang.

Seperti diketahui, sistem aplikasi antrean paspor Ditjen Imigrasi sempat terganggu akibat adanya 72 ribu akun pendaftar permohonan paspor. Puluhan ribu akun itu ternyata diketahui fiktif. Ronny mengatakan adanya ribuan akun pemohon fiktif ini mengganggu para pemohon paspor yang lain. Mereka tidak bisa mendaftar karena sudah penuh.

Sebenarnya, sistem aplikasi antrean paspor dibuat Ditjen Imigrasi untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Sebelumnya pemohon paspor harus datang secara fisik dan antre di kantor imigrasi. Pelayanan lalu ditingkatkan dengan mengubah antrean online. Tujuannya agar pemohon paspor sudah tahu kapan mengurus sebelum datang. "Mereka memilih sendiri antrean hari tanggal dan jam," kata Ronny.

Baca: Daftar Paspor Via Whatsapp Ada di 7 Kota Ini

Adanya pemohon fiktif ini diakui Ronny menjadi bukti pihaknya belum memproteksi sistem aplikasi antrean agar seseorang itu tidak berulang-ulang mendaftar. "Ternyata ada yang sampai berulang-ulang dia mendaftar, nah itu yang sedang kami kerja samakan," ujar Ronny.

Ronny mengatakan pihaknya melacak single identity untuk mengetahui para pemohon paspor fiktif. Proteksi juga akan dilakukan agar pendaftaran dilakukan hanya untuk satu orang. "Nanti kalau dia ingin membantu kakaknya atau keluarganya yang gaptek gitu, ya bikin dulu akun dari saudaranya. Dengan demikian pendaftar akan jelas diketahui dan tidak fiktif," kata Ronny.






Ratu Elizabeth II Kunjungi 117 Negara Selama 70 Tahun Kepemimpinan, termasuk Indonesia

6 hari lalu

Ratu Elizabeth II Kunjungi 117 Negara Selama 70 Tahun Kepemimpinan, termasuk Indonesia

Ratu Elizabeth II tidak membutuhkan paspor saat melakukan perjalanannya ke berbagai negara.


Pemerintah Kini Bisa Hentikan Layanan Publik Bagi Orang yang Tak Bayar Utang ke Negara

9 hari lalu

Pemerintah Kini Bisa Hentikan Layanan Publik Bagi Orang yang Tak Bayar Utang ke Negara

Para pemilik utang ke negara yang tidak pernah dibayarkan akan dihentikan juga layanan publik di bidang kependudukan dan layanan masyarakat.


BSSN Telusuri Identitas dan Tujuan Bjorka Membocorkan Data

12 hari lalu

BSSN Telusuri Identitas dan Tujuan Bjorka Membocorkan Data

BSSN bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk menelusuri identitas dan tujuan Bjorka membocorkan data.


Apa Tugas dan Fungsi Direktorat Jenderal Imigrasi?

13 hari lalu

Apa Tugas dan Fungsi Direktorat Jenderal Imigrasi?

Direktorat Jenderal Imigrasi memiliki tugas dan fungsi yang berkaitan dengan keimigrasian.


Data Rahasia Negara RI Dibocorkan Bjorka, Pakar: Cuma Catatan Surat Menyurat

14 hari lalu

Data Rahasia Negara RI Dibocorkan Bjorka, Pakar: Cuma Catatan Surat Menyurat

Alfons Tanujaya menanggapi kebocoran ribuan data surat menyurat dari Badan Intelijen Negara (BIN) yang ditujukan pada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.


BSSN Koordinasi dengan Setneg Telusuri Dugaan Kebocoran Data

14 hari lalu

BSSN Koordinasi dengan Setneg Telusuri Dugaan Kebocoran Data

BSSN juga telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk mengambil langkah-langkah penegakan hukum.


Alasan Bjorka Bocorkan Data Sensitif di Indonesia dan Sindir Twitter

14 hari lalu

Alasan Bjorka Bocorkan Data Sensitif di Indonesia dan Sindir Twitter

Dalam bocoran terbaru, Bjorka mengungkap data personal lengkap dari Muchdi terkait kematian aktivis hak asasi manusia Munir.


Hobi Nyetir Mobil, Mengapa Ratu Elizabeth II Tidak Pernah Punya SIM

14 hari lalu

Hobi Nyetir Mobil, Mengapa Ratu Elizabeth II Tidak Pernah Punya SIM

Selain tak memiliki SIM untuk mengemudi mobil, Ratu Elizabeth II juga tak perlu memiliki paspor dan pelat nomor di mobilnya.


Bjorka 'Obok-obok' Data sampai ke Istana Presiden, Ini Reaksi BSSN

15 hari lalu

Bjorka 'Obok-obok' Data sampai ke Istana Presiden, Ini Reaksi BSSN

DarkTracer memprofilkan Bjorka sebagai 'Bad Actor' yang telah bolak balik membocorkan basisdata di Indonesia sejak 2020.


Bantah Ribuan Surat untuk Jokowi Bocor, BIN: Enkripsi Berlapis

15 hari lalu

Bantah Ribuan Surat untuk Jokowi Bocor, BIN: Enkripsi Berlapis

Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) membantah ada dokumen surat menyurat ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang bocor.