KPK Ungkap Kesulitan Pemeriksaan Ajudan Setya Novanto

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK Febri Diansyah, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 17 November 2017. Karena masih dalam kondisi sakit pasca kecelakaan, Setya Novanto dibantarkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). TEMPO/Imam Sukamto

    Juru bicara KPK Febri Diansyah, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 17 November 2017. Karena masih dalam kondisi sakit pasca kecelakaan, Setya Novanto dibantarkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Febri Diansyah, mengatakan pihaknya tengah mengagendakan kembali pemeriksaan terhadap ajudan Setya Novanto, Ajun Komisaris Reza Pahlevi, terkait dengan kasus menghalangi penyidikan atau obstruction justice dengan tersangka Fredrich Yunadi.

    Febri menyebutkan rencana pemeriksaan terhadap Reza terkendala teknis terkait dengan tempat dan waktu pemeriksaan.

    Febri menyebutkan KPK masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk memeriksa Reza sebagai saksi untuk tersangka Fredrich dan Bimanesh Sutarjo. "Penyidik masih membutuhkan keterangan yang bersangkutan," katanya di kantornya di Jakarta, Kamis, 18 Januari 2018.

    Baca juga: KPK: Kamar RS Setya Novanto Dipesan Sebelum Tabrak Tiang Listrik

    Febri menjelaskan, penyidik memerlukan keterangan Reza, yang saat itu bersama Setya dalam insiden kecelakaan di kawasan Permata Hijau, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penyidik, kata dia, tengah mendalami kronologi peristiwa seputar kecelakaan tersebut. "Ketika saksi berposisi sebagai ajudan, kita perlu tahu saat kecelakaan, apa yang sebenarnya terjadi," ujarnya.

    KPK dan kepolisian, kata Febri, memiliki nota kesepahaman (memorandum of understanding/MOU) terkait dengan tempat pemeriksaan anggotanya dalam perkara tertentu. "Berdasarkan MOU memungkinkan pemeriksaan di kantor masing-masing," ucapnya. Koordinasi ihwal tempat pemeriksaan inilah, menurut Febri, yang berlangsung alot.

    Febri menegaskan KPK bakal memeriksa Reza. Sebab, dia melanjutkan, berdasarkan hukum acara, jika membutuhkan keterangan saksi, KPK bisa melakukan pemanggilan. "Kapan pemeriksaan, tempat, dan waktu kita koordinasikan secara lebih teknis," tuturnya.

    Reza beberapa kali tidak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi dua tersangka kasus obstruction of justice atau menghalangi proses penyidikan Setya. Dua tersangka itu adalah bekas pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, dan dokter spesialis penyakit dalam, Bimanesh Sutarjo. Setidaknya, Reza telah dua kali mangkir dari pemeriksaan.

    Baca juga: Polisi: Ajudan Setya Novanto Anggota Polri Berpangkat AKP

    Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Markas Besar Kepolisian RI Inspektur Jenderal Martuani Sormin tak melarang KPK memeriksa Reza. Namun Polri mensyaratkan pemeriksaan harus dilakukan di Mabes Polri, bukan di gedung KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?