Belum Sepekan Menjabat Ketua DPR, Bambang Soesatyo Didemo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan sambutan seusai dilantik sebagai Ketua DPR dalam rapat paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 15 Januari 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan sambutan seusai dilantik sebagai Ketua DPR dalam rapat paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 15 Januari 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah orang yang menamakan diri Garda Alam Pikir Indonesia, tiba-tiba menggelar orasi untuk meminta Bambang Soesatyo mundur sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Pada saat yang sama, Bambang Soesatyo tengah melayani wawancara wartawan di Gedung Nusantara III, kompleks Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

    "Turunkan Bambang, ganti Bambang," ujar salah seorang anggota kelompok ini, Kamis, 18 Januari 2018.

    Baca juga: Aziz Syamsuddin Legawa Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR

    Petugas pengamanan dalam DPR langsung mengamankan kelompok yang berjumlah lima orang itu. Selain meneriaki Bambang Soesatyo, mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Bamsoet harus turun" dan selebaran yang menuntut Bamsoet dicopot dari Ketua DPR karena terlibat kasus e-KTP.

    Tarmo, salah satu petugas pengamanan, mengatakan awalnya ada yang bagi-bagi selebaran kepada wartawan saat doorstop dengan Bamsoet. Kemudian, di area podium DPR, sejumlah orang telah bersorak dengan memegang spanduk. "Ada lima orang dan sudah kami amankan," ujarnya.

    Tarmo menduga mereka sudah mengintai Bamsoet dan menunggu Bambang datang untuk kemudian mereka beraksi. "Mereka menyelundup," ujarnya.

    Baca juga: Di Balik Penunjukan Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR

    Dalam keterangan tertulisnya, Garda Alam Pikir Indonesia menyebutkan Bambang Soesatyo terlibat dalam kasus simulasi SIM Polri, maka Garda Alam Pikir Indonesia menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa politikus Golkar itu untuk mundur dari Ketua DPR.

    Bambang Soesatyo baru menjabat tiga hari sebagai Ketua DPR setelah menggantikan Setya Novanto. Saat kejadian tersebut dia langsung meninggalkan lantai I dan menuju ruangannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.