Minggu, 22 September 2019

Lengser dari KSP, Teten Masduki Sebut Akan Tetap di Sisi Jokowi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki dikelilingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan staf-staf khusus Presiden Joko Widodo (Istman /Tempo)

    Mantan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki dikelilingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan staf-staf khusus Presiden Joko Widodo (Istman /Tempo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengganti posisi Teten Masduki sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Jokowi memilih Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Jenderal (Purn) Moeldoko untuk menggantikan Teten.

    Meski lengser, Teten mengatakan ia tetap akan ada di lingkaran dekat presiden. "Saya masih di sini, diminta oleh bapak lebih dekat karena ada tugas-tugas khusus, gitu saja," kata Teten di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 17 Januari 2018.

    Baca: Moeldoko Gantikan Teten, KSP Dipimpin Lagi oleh Figur Militer

    Teten membantah jika ia bakal mendapatkan jabatan sebagai duta besar atau menteri perindustrian. Namun ia masih merahasiakan posisi apa yang akan diembannya nanti jika tetap berada di sekitar presiden. "Nantilah, tapi memang beliau minta agar lebih merapat," kata dia.

    Menurut Teten, dirinya sudah menjadi bagian dari tim Presiden Jokowi sejak pemilihan presiden 2014. Karena itu, meski tidak lagi menjabat sebagi KSP, ia memastikan akan tetap berada di sisi presiden Jokowi. "Akan sampai kapanpun," ujarnya.

    Baca: Direshuffle Jokowi, ke Mana Posisi Teten Masduki?

    Sebelum menjadi kepala staf kepresidenan, Teten dikenal sebagai seorang aktivis antikorupsi yang berasal dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Pada 2012, Teten maju di pemilihan gubernur Jawa Barat sebagai calon wakil gubernur menemani politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka. Namun keduanya kalah.

    Saat pemilihan presiden 2014, Teten Masduki menjadi salah satu tim sukses yang mengantarkan Jokowi ke Istana Negara. Puncaknya, Jokowi mengangkatnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada 2 September 2015, menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan yang menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan.

    Infografis: Jokowi Lantik Menteri Baru, Ini Profil Mereka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe