Dicopot dari KSP, Teten Masduki: Pembicaraan Sejak 2 Bulan Lalu

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki menyambangi Kelurahan Lasiana, Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk mengkampanyekan Makan Ikan, Jumat, 28 April 2017. Tempo/Egi Adyatama

    Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki menyambangi Kelurahan Lasiana, Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk mengkampanyekan Makan Ikan, Jumat, 28 April 2017. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, mengatakan pencopotannya oleh Presiden Joko Widodo sudah dibahas sejak dua bulan lalu. Ia menampik jika pergantiannya berkaitan dengan kegaduhan kabinet soal perbedaan sikap antarmenteri perihal impor beras.

    "Tidak ada kaitannya. Sudah lebih dari dua bulan pembicaraan soal ini," ucap Teten di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 16 Januari 2018.

    Baca: Di-Reshuffle Jokowi, ke Mana Posisi Teten Masduki?

    Jabatan Teten sebagai Kepala Staf Kepresidenan digantikan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hati Nurani Rakyat Jenderal (Purn) Moeldoko. Teten berujar, masuknya Moeldoko merupakan usul petinggi Partai Hanura.

    "Enggaklah. Kami kan setiap hari sama Bapak (Jokowi) ngobrol. Bertiga sama Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara)," tutur Teten.

    Baca: Moeldoko Jadi Kepala KSP, Berikut Perjalanan Kariernya

    Sebelum menjadi Kepala Staf Kepresidenan, Teten dikenal sebagai aktivis antikorupsi yang berasal dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Pada 2012, Teten maju dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat sebagai calon wakil gubernur menemani politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka. Namun pasangan ini kalah.

    Saat pemilihan presiden 2014, Teten Masduki menjadi salah satu anggota tim sukses yang mengantarkan Jokowi ke Istana Negara. Puncaknya, Jokowi mengangkatnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada 2 September 2015 menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan, yang menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.