2 Harapan Jusuf Kalla ke Ketua DPR Bambang Soesatyo

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR-RI Fraksi PKS, Mukhamad Misbakhun (kiri), Wakil Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Chadijah Wahid (dua kiri), Anggota DPR-RI Fraksi Hanura, Akbar Faizal (tiga kiri), Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (tiga kanan),Anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP Marwan Sirait (dua kanan), Anggota DPR-RI dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo (kanan), saat melakukan pertemuan dikediaman Jusuf Kalla, Jalan Dharmawangsa di Jakarta, Minggu (04/04). TEMPO/Dwi Narwoko

    Anggota DPR-RI Fraksi PKS, Mukhamad Misbakhun (kiri), Wakil Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lily Chadijah Wahid (dua kiri), Anggota DPR-RI Fraksi Hanura, Akbar Faizal (tiga kiri), Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (tiga kanan),Anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP Marwan Sirait (dua kanan), Anggota DPR-RI dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo (kanan), saat melakukan pertemuan dikediaman Jusuf Kalla, Jalan Dharmawangsa di Jakarta, Minggu (04/04). TEMPO/Dwi Narwoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menaruh harapan tinggi kepada Bambang Soesatyo yang baru saja terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Kalla berharap Bambang bisa menggenjot proses legislasi (perancangan undang-undang) di DPR.

    "Menjadikan DPR betul-betul produktif. Katakanlah dalam hal UU, jangan hanya setahun mengesahkan enam undang-undang. Naiklah," ujar Kalla saat ditanyai awak media di Kantor Wakil Presiden, Selasa, 16 Januari 2018.

    Baca juga: Ketua DPR Bambang Soesatyo Menjamin Tak Ada Revisi UU KPK

    Sepanjang 2017, DPR hanya berhasil mengesahkan 17 Undang-undang. Namun, dari 17 undang-undang itu, hanya enam undang-undang yang sifatnya prioritas. Padahal, pada 2017, ada 52 rancangan beleid yang masuk kategori prioritas.

    Sebelas sisanya, adalah undang-undang yang masuk kategori kumulatif terbuka. Contohnya, UU APBN, konvensi internasional, dan UU yang diubah via Peraturan Pengganti Undang-undang.

    Kalla mengatakan dia tak hanya berharap Bambang bisa menggenjot pengesahan undang-undang, tetapi juga mengefisienkan anggaran. Pada 2017, DPR memiliki anggaran Rp 4,3 triliun dan meminta Rp5,7 triliun untuk 2018 yang sebagian di antaranya untuk pembangunan gedung baru.

    "Efisiensikan anggaran, jadikan DPR juga produktif sehingga DPR itu betul betul jadi badan legislatif yang baik," ujar Jusuf Kalla menjelaskan harapannya kepada Bambang Soesatyo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.