Saat Jokowi Merasa Asing dengan Nama Ikan di Jawa Barat

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah dalam kunjungan kerja di Semarang, 23 Desember 2017.  Biro Pers Istana Kepresidenan.

    Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah dalam kunjungan kerja di Semarang, 23 Desember 2017. Biro Pers Istana Kepresidenan.

    TEMPO.CO, Ciamis - Presiden Joko Widodo membagikan sertifikat kepada masyarakat di Lapangan Lokasana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada Selasa 16 Januari 2017. Seperti biasa, usai menyerahkan sertifikat, Jokowi mengadakan kuis kepada warga penerima sertifikat.

    "Ada yang hafal Pancasila, lagu sunda, Neng Geulis atau Es Lilin, dan hafal tujuh nama ikan (di Jawa Barat)," kata Jokowi kepada penerima sertifikat. Pertanyaan Jokowi ini disambut acungan tangan penerima sertifikat.

    Warga yang ditunjuk diantaranya Dadang dari Padawaras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya; Eva dari Desa Raharja, Kota Banjar, dan Rohayati dari Kota Tasikmalaya.

    Baca: HUT PGRI, Guru-guru Berebut Jawab Kuis Jokowi demi Dapat Sepeda

    Kepada Dadang, Jokowi bertanya ihwal Pancasila. Dadang pun berhasil menyebutkan lima sila Pancasila dengan lancar.

    Sementara kepada Eva, Jokowi memintanya menyanyikan lagu Sunda, Es Lilin dan Neng Geulis. Eva pun bernyanyi dengan merdunya. "Wah, Iis Dahlia kalah nih," ucap Jokowi.

    Kepada warga lainnya, yaitu Rohayati, Jokowi bertanya tujuh nama ikan. Rohayati menjawab,"Mujaer, gurame, sepat, betok," kata dia. Jokowi pun menyelanya, "Ikan betok, memang ada? Kayak apa ikan betok?" kata Jokowi.

    Rohayati menimpali, "Ada Pak," jawab dia. Jokowi mengaku tidak mengetahui ada ikan bernama betok. "Enggak tahu saya," kata dia. Rohayati kemudian melanjutkan menyebutkan nama ikan.

    Baca: Ketika Jokowi Bingung Mencari Materi Kuis Bagi-bagi Sepeda

    Dia menyebutkan ikan mas dan ikan nilem. "Apalagi itu nilem, saya enggak ngerti nilem dan betok," kata Jokowi diiringi tawa masyarakat penerima sertifikat. Rohayati lalu melanjutkan menyebutkan nama ikan.

    Rohayati menyebut nama ikan tawes dan ikan burayak. "Tawes saya tahu. Ikan burayak. Burayak, apa itu? Bener ada enggak ikan burayak di Jawa Barat?" tanya Jokowi kepada Rohayati. Rohayati menjawab ada. "Enak jika dipepes," kata dia.

    Jokowi pun masih penasaran dengan ikan burayak. "Ikan burayak apa ya. Coba minggu depan saya dikirimi ikan burayak," ujarnya.

    Ikan betok sejenis dengan ikan mujair, hanya saja ukurannya lebih kecil dibandingkan mujair. Sedangkan burayak adalah ikan berukuran kecil.

    Usai berhasil menjawab, ketiganya dipersilakan Jokowi untuk kembali ke tempat masing-masing. Ketiganya pun turun dari panggung sambil melirik ke arah Jokowi. "Apa masih nengok-nengok, mau sepeda? Langsung ngomong saja minta sepeda. Silakan sepedanya diambil," kata Jokowi diiringi tepuk tangan warga penerima sertifikat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.