Pendukung La Nyalla Bakal Geruduk Kantor Gerindra Jawa Timur

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • La Nyalla Mattalitti. TEMPO/Ilham Fikri

    La Nyalla Mattalitti. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Surabaya - Polemik soal mahar politik antara La Nyalla Mattalitti dan Partai Gerindra semakin memanas. Pendukung La Nyalla dikabarkan siang ini, 16 Januari 2018, bakal menggeruduk kantor Dewan Pimpinan Daerah Gerindra Jawa Timur di Jalan Gayungsari Barat, Surabaya.

    Kabar itu beredar secara berantai lewat aplikasi pesan singkat sejak Senin, 15 Januari 2018. Dalam pesan berantai itu, mereka menuntut Ketua DPD Gerindra Jatim Soepriyatno dicopot karena telah mencederai nilai-nilai demokrasi dalam Pilgub Jatim.

    Baca: Solidaritas untuk La Nyalla, Kader Gerindra Diimbau Mundur

    Namun, hingga berita ini ditulis, rencana aksi itu belum jelas. Telepon dan pesan singkat Tempo yang dikirim ke nomor kontak koordinator aksi sejak tadi malam tidak direspons. Meski begitu, polisi tetap melakukan penjagaan di kantor Gerindra.

    Penjagaan itu sudah dilakukan sejak tadi malam. Puluhan polisi bersenjata lengkap dari Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya diterjunkan ke lokasi yang berada di wilayah Surabaya selatan itu. Mereka mulai berjaga-jaga sejak pukul 19.30.

    Kepolsek Gayungan, Komisaris Lukito, mengatakan sampai saat ini belum tanda-tanda pergerakan massa. Informasi dari anggota, kata dia, aksi tidak bakal terjadi. "Sudah dicek, mereka tidak bergerak," katanya kepada Tempo, Selasa, 16 Januari 2018.

    Baca: Mengapa La Nyalla Tak Bisa Hadiri Panggilan Bawaslu

    Polemik ini mengemuka ke publik setelah La Nyalla mengaku diminta untuk menyetor uang sebesar Rp 40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar dapat rekomendasi maju dalam Pilgub Jatim 2018. Hal itu kemudian ditepis Gerindra.

    Menindaklanjuti polemik itu, Badan Pengawas Pemilu Jatim Senin, 15 Januari 2018, memanggil La Nyalla Mattaliti untuk dimintai klarifikasi. Namun, mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia dan Ketua Kamar Dagang Jatim ini tidak hadir.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.