Jokowi Akan Buka Pertandingan Piala Presiden di Bandung

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo melempar bola kearah penonton saat gelaran pembukaan Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 4 Februari 2017. Presiden Joko Widodo secara resmi membuka gelaran Piala Presiden 2017 yang diikuti oleh 20 kesebelasan sepakbola seluruh Indonesia. TEMPO/Pius Erlangga

    Presiden Joko Widodo melempar bola kearah penonton saat gelaran pembukaan Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 4 Februari 2017. Presiden Joko Widodo secara resmi membuka gelaran Piala Presiden 2017 yang diikuti oleh 20 kesebelasan sepakbola seluruh Indonesia. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo berkunjung ke sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat hari ini. Rencananya, Jokowi akan membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), sertifikat tanah, rapat penataan Sungai Citarum, hingga menyaksikan pembukaan Piala Presiden di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

    Kunjungan kerja Presiden di Jawa Barat diawali di Kota Banjar. Di sana, Presiden akan membagikan KIP kepada 1.771 siswa. "Presiden membagikan juga kartu Program Keluarga Harapan pada seribu keluarga," demikian seperti dikutip dari agenda panitia pada Selasa, 16 Januari 2018.

    Baca: Jokowi Minta Pemda Asmat Perhatikan Masalah Gizi Buruk Masyarakat

    Perjalanan Jokowi berlanjut menuju Kota Ciamis. Di sana, ia akan membagikan sertifikat tanah untuk warga.

    Baca: Warga Pekalongan Ini Tolak Sepeda, Nekad Minta Motor ke Jokowi

    Setelah membagikan sertifikat, Jokowi bergerak ke Bandung untuk menyaksikan pertandingan sepak bola perdana Piala Presiden di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Sebelumnya, Jokowi juga ikut menyaksikan pertandingan sepak bola tim nasional Indonesia melawan Islandia di Gelora Bung Karno, yang baru direnovasi.

    Kunjungan kerja Jokowi diakhiri dengan rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja membahas penataan daerah aliran Sungai Citarum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.