Selasa, 17 September 2019

Solidaritas untuk La Nyalla, Kader Gerindra Diimbau Mundur

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • La Nyalla Mattalitti. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    La Nyalla Mattalitti. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah kader Partai Gerindra di Jawa Timur diimbau mengundurkan diri dari keanggotaan partai, sebagai bentuk komitmen solidaritas terhadap Ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti yang kecewa terhadap partai besutan Prabowo Subianto tersebut, kata salah satu kader partai, Andi Baso Juherman.

    Andi Baso yang juga menjabat Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Surabaya, dalam keterangan persnya di Surabaya, mengaku dirinya secara resmi sudah mundur dari keanggotaan Partai Gerindra, sebab selama ini berjuang bersama La Nyalla.

    Baca juga: Cerita Sandiaga Uno Soal Ongkos Pilkada Lebih dari Rp 100 Miliar

    "Selama ini Pak La Nyalla selalu berkomitmen untuk berjuang bersama kadernya di Pemuda Pancasila yang tergabung menjadi anggota partai Gerindra di Jawa Timur, namun ternyata apa yang terjadi, Pak La Nyalla dikecewakan adanya permintaan uang dari Supriyatno oknum Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur melalui seluler," ujarnya, Senin 15 Januari 2018.

    Ia mengatakan, kabar permintaan uang itu telah beredar luas rekamannya, dan disebutkan telah meminta uang Rp 170 miliar, dengan dalih jika ingin direkomendasikan Partai Gerindra sebagai calon Gubernur Jawa Timur, dan uang tersebut akan diberikan ke Prabowo selaku Ketum Partai Gerindra.

    Infografis: Survei Pilpres 2019, Prabowo - Anies Tantang Jokowi

    "Kalau begini caranya, ini partai atau Calo Partai?," ujarnya.

    Andi mengatakan, La Nyalla bukan tidak mampu menyediakan uang senilai ratusan miliar, namun yang disesalkan karena belum apa-apa ada oknum Partai Gerindra yang sudah meminta uang, sementara rekomendasi belum diturunkan, dan Pilkadanya juga belum berlangsung.

    "Ini perlu dipertanyakan, ada apa oknum di Partai Gerindra terburu-buru minta uang, ini sebuah pembelajaran politik yang tidak elok," katanya, mengeluhkan.

    Untuk itu, Andi mengimbau kepada seluruh kader Pemuda Pancasila Kota Surabaya dan Jawa Timur yang tergabung baik sebagai pengurus atau anggota Partai Gerindra untuk segera mengundurkan diri.

    Baca juga: Gerindra: Kalau Menghina Prabowo Tak Kunjung Diproses

    "Lebih baik cari partai lain yang bisa menyalurkan aspirasi kader Pemuda Pancasila Jawa Timur, sebab untuk apa kita mendukung partai yang tidak peduli terhadap La Nyalla sebagai Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur," tuturnya.

    Andi mengaku, juga akan membuka posko pengaduan korban politik uang yang diduga dilakukan oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Timur.

    Video: Perjalanan Kontroversial La Nyalla Sampai Mengadukan Prabowo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.