Bambang Soesatyo Tiga Kali Salah Ucap Sumpah Jabatan Ketua DPR

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengucapkan sumpah dilantik sebagai Ketua DPR yang baru dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, 15 Januari 2018. Bambang Soesatyo resmi menjadi Ketua DPR hingga 2019 menggantikan Setya Novanto yang tersandung kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Ilham Fikri

    Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengucapkan sumpah dilantik sebagai Ketua DPR yang baru dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, 15 Januari 2018. Bambang Soesatyo resmi menjadi Ketua DPR hingga 2019 menggantikan Setya Novanto yang tersandung kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Bambang Soesatyo resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) oleh Ketua Mahkamah Agung RI Hatta Ali di di Ruang Rapat Paripurna DPR, Kompleks Parlemen, Senayan pada Senin, 15 Januari 2018. Saat pengambilan sumpah jabatan, Bambang Soesatyo atau Bamsoet sempat salah ucap sebanyak tiga kali.

    "... serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara," kata Hatta Ali menuntut Bambang mengucapkan sumpah jabatan dengan kitab suci Al Quran di atas kepala Bamsoet.

    Baca: Cerita Fahri Hamzah Soal Bambang Soesatyo yang Jadi Ketua DPR

    Namun, Bambang Soesatyo tidak menyebutkan kalimat tersebut dengan benar, sehingga Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali memerintahkan Bambang untuk mengulang kalimatnya.

    Setelah tiga kali dan Hatta Ali menuntun Bambang dengan kalimat yang lebih pendek dan singkat, barulah Bamsoet mengucapkan kalimat sumpah jabatan dengan benar.

    Baca: Rekam Jejak Ketua DPR Bambang Soesatyo di Kasus-Kasus Korupsi

    Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto resmi mengumumkan Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR pengganti Setya Novanto di Ruang Rapat Fraksi Golkar, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin pagi, 15 Januari 2018 pukul 09.05 WIB.

    Kemudian pengumuman tersebut ditindaklanjuti lewat rapat pimpinan, kemudian dalam rapat badan musyawarah. DPR pun melakukan rapat paripurna pada hari yang sama. Tepat Pukul 17.00 WIB, pelantikan Ketua DPR yang baru Bambang Soesatyo resmi dilakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.