Jokowi Minta Panglima TNI Bantu Atasi Wabah Campak di Asmat

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pelajar mendapatkan Imunisasi Campak di sekolah dasar negeri 03 Karanganyar, Sukoharjo, Jawa Tengah, 3 Agustus 2017. Pemberian imunisasi tersebut akan dilaksanakan dalam dua fase yaitu Agustus hingga September 2017 di seluruh wilayah di Pulau Jawa seta Agustus hingga September 2018 di seluruh provinsi luar Pulau Jawa. Tempo/Bram Selo Agung

    Seorang pelajar mendapatkan Imunisasi Campak di sekolah dasar negeri 03 Karanganyar, Sukoharjo, Jawa Tengah, 3 Agustus 2017. Pemberian imunisasi tersebut akan dilaksanakan dalam dua fase yaitu Agustus hingga September 2017 di seluruh wilayah di Pulau Jawa seta Agustus hingga September 2018 di seluruh provinsi luar Pulau Jawa. Tempo/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Hadi Tjahjanto mendapat mandat dari Presiden Joko Widodo untuk mengirimkan bantuan ke Kabupaten Asmat, Papua. Hadi Tjahjanto telah menugasi Satuan Tugas Kesehatan TNI untuk menanggulangi wabah penyakit campak yang tengah terjadi di sana.

    Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Sabrar Fadhilah mengatakan wabah tersebut menjadi kejadian luar biasa (KLB) yang harus segera ditanggulangi. TNI mengirimkan satgas kesehatan menggunakan pesawat Hercules A-1326 dari landasan udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

    Baca: Jokowi: Jangan Remehkan Campak dan Rubella!

    "Menindaklanjuti perintah tersebut, Panglima telah membentuk Satgas Kesehatan TNI KLB untuk membantu Kementerian Kesehatan RI, terdiri atas Puskes TNI, Puskesad, Diskesal, dan Diskesau,” kata Sabrar pada Senin, 15 Januari 2018.

    Baca: Jangan Remehkan Imunisasi Campak dan Rubella, Bisa Cacat Lahir

    Sabrar mengatakan 53 personel TNI tersebut terdiri atas dokter spesialis dan paramedik. Selain itu, TNI mengirimkan obat-obatan sesuai kebutuhan dengan prioritas vaksin campak dan difteri serta alat kesehatan. "Juga membawa logistik berupa bahan makanan siap saji sebanyak 11.100 pak untuk membantu warga Asmat yang terkena wabah penyakit,” ujarnya.

    Berdasarkan data milik Panglima Komando Distrik Militer Cendrawasih, wabah penyakit campak yang terjadi di Kabupaten Asmat telah menjangkiti 467 anak. Selain itu, sebanyak 487 anak telah divaksin serta 1.052 anak sudah diobati dan mendapat pelayanan medis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.