Alumni 212 Ditawari Jadi Caleg 4 Partai, Syaratnya...

Ketua Garda 212 Ansufri Idrus Sambo dalam konferensi pers di Kemang, Jakarta, 13 Januari 2018. Garda 212 didirikan oleh Alumni 212 sebagai penyalur calon anggota legislatif ke empat partai, yaitu Gerindra, PKS, PAN, dan PBB. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Garda 212 Ansufri Idrus Sambo memastikan lembaganya menjadi penyalur calon anggota legislatif kepada sejumlah partai. Para caleg itu adalah para alumni 212 yang berminat mendaftar dengan sejumlah syarat.

Syarat yang dipenuhi sebagai dasar seleksi di antaranya integritas sang salon, kapabilitas, dan elektabilitas sang calon. Mereka yang lolos seleksi akan disorongkan ke sejumlah partai seperti Gerindra, PKS, PBB dan PAN.

Baca: La Nyalla Tunjukkan Surat Dukungan dari Alumni 212 untuk Pilkada

"Para alumnus 212 bisa berperan sebagai caleg, nantinya untuk membela kepentingan umat" kata Sambo kepada Tempo, Minggu 14 Januari 2018.

Sambo mengatakan, dirinya sudah menemui petinggi dari keempat partai tersebut. Namun siapa orangnya, sambo menolak menyebutkan. Sejauh ini respon mereka cukup baik. "Mereka mendukung jika ada kandidat yang berpotensi yang diajukan oleh Garda 212,” katanya lagi.

Baca: Alumni 212 Siapkan Caleg untuk PKS, Gerindra, PAN, dan PBB

Menurut Sambo, Garda 212 diberikan waktu hingga Juli-Agustus. Menurut dia, waktu tersebut cukup bagi Garda 212 untuk menyeleksi bakal calon anggota legislatif yang akan disalurkan. Jika kuotanya sedikit, kata Sambo, maka akan diajukan satu calon, jika banyak maka akan diajukan dua calon ke partai yang berbeda.

Meski membentuk Garda 212, Sambo menolak bila Alumni 212 dan Aksi 212 disebut terlibat politik praktis. 






Reuni 212 Berjalan Lancar, Kuasa Hukum Apresiasi Aparat Keamanan: Humanis

4 Desember 2021

Reuni 212 Berjalan Lancar, Kuasa Hukum Apresiasi Aparat Keamanan: Humanis

Aziz pun menyatakan bahwa panitia Reuni 212 mengapresiasi TNI, polisi, Satgas Covid-19 DKI, maupun Satpol PP yang bertugas pada 2 Desember.


Massa Reuni 212 Tak Ada Lagi, Polisi Buka Penyekatan di Sekitar Patung Kuda

2 Desember 2021

Massa Reuni 212 Tak Ada Lagi, Polisi Buka Penyekatan di Sekitar Patung Kuda

Setelah massa Reuni 212 tak ada lagi di seputaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, polisi membuka penyekatan di sana. Pembukaan dimulai pukul 14.00 WIB.


Polisi Pastikan Tak Ada Lagi Kerumunan Massa Reuni 212 di Sekitar Patung Kuda

2 Desember 2021

Polisi Pastikan Tak Ada Lagi Kerumunan Massa Reuni 212 di Sekitar Patung Kuda

Massa Reuni 212 sudah tak ada lagi di sekitar kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Mereka sudah membubarkan diri.


Antisipasi Reuni 212, Polda Metro Jaya Menutup Jalan Sekitar Monas Malam Ini

1 Desember 2021

Antisipasi Reuni 212, Polda Metro Jaya Menutup Jalan Sekitar Monas Malam Ini

Mulai pukul 00.00 WIB nanti malam, kendaraan tidak diperbolehkan melintas di kawasan Patung Kuda dan Monas menjelang Reuni 212 pada 2 Desember.


Reuni 212 Batal Digelar di Patung Kuda, Dipindahkan ke Bogor Secara Terbatas

29 November 2021

Reuni 212 Batal Digelar di Patung Kuda, Dipindahkan ke Bogor Secara Terbatas

Reuni 212 akan diadakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Bogor, sekaligus doa bersama untuk almarhum Ustaz Ameer Azzikra, putra almarhum KH Arifin Ilham.


Terkini, Panitia Reuni 212 Rapat dengan DKI Bahas Perizinan

29 November 2021

Terkini, Panitia Reuni 212 Rapat dengan DKI Bahas Perizinan

Persatuan Alumni 212 tengah menggelar rapat bersama Pemprov DKI membahas izin rencana Reuni 212 di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.


Ustaz Tengku Zulkarnain Dikabarkan Meninggal

10 Mei 2021

Ustaz Tengku Zulkarnain Dikabarkan Meninggal

Ketua Presidium Persaudaraan Alumni 212 mengonfirmasi ihwal meninggalnya Tengku Zulkarnain.


Polda Metro: Demo Alumni 212 Cs Tolak UU Cipta Kerja Disusupi Perusuh

14 Oktober 2020

Polda Metro: Demo Alumni 212 Cs Tolak UU Cipta Kerja Disusupi Perusuh

Polisi menyatakan demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja oleh Alumni 212 Cs pada Selasa, 13 Oktober 2020 disusupi perusuh


Istana: Tak Ada Korelasi RUU HIP dengan Desakan Turunkan Jokowi

26 Juni 2020

Istana: Tak Ada Korelasi RUU HIP dengan Desakan Turunkan Jokowi

Alumni 212 menilai pemerintahan Jokowi membuka ruang yang besar bagi bangkitnya Partai Komunis Indonesia.


Relawan Projo: Desakan Menurunkan Jokowi Inkonstitusional

26 Juni 2020

Relawan Projo: Desakan Menurunkan Jokowi Inkonstitusional

"Keputusan Presiden Jokowi hasil menelaah masukan masyarakat yang disuarakan berbagai kelompok, termasuk ormas Islam," kata Handoko.