Sabtu, 18 Agustus 2018

Gerindra: Kalau Menghina Prabowo Tak Kunjung Diproses

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politisi Partai Gerndra, Habiburokhman. Twitter.com/habiburokhman

    Politisi Partai Gerndra, Habiburokhman. Twitter.com/habiburokhman

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Hukum Habiburokhman mengatakan belum berencana menempuh jalur hukum terkait dengan pernyataan mantan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Mahmud Mattalitti. Menurut dia, hal itu hanya akan membuang-buang energi karena posisi partainya saat ini bukan partai penguasa.

    "Menguras energi, kita pernah bikin laporan setumpuk, diprosesnya lama sekali," kata dia dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 13 Januari 2018.

    Baca juga: Waketum Gerindra: Kalaupun La Nyalla Diminta 40 Miliar Itu Wajar

    Ia pun bercerita soal laporan hukum yang pernah dibuat Partai Gerindra dan tak kunjung ditindaklanjuti. Berbeda jika, kata dia, partai penguasa yang mengajukan pelaporan hukum.

    "Kalau menghina partai penguasa cepat diproses, kalau menghina Pak Prabowo tidak kunjung diproses," tutur dia.

    Sebelumnya, La Nyalla mengaku dimintai uang saksi sejumlah Rp 40 miliar oleh Prabowo Subianto saat pencalonan pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Menurut La Nyalla, Prabowo menyuruhnya memberikan uang itu sebelum 20 Desember 2017, agar dia bisa direkomendasikan Gerindra sebagai calon gubernur.

    Baca juga: Mengaku Diperas Prabowo, La Nyalla: Saya Berani Sumpah Pocong

    Menurut Habiburokhman, pimpinan Partai Gerindra, seperti Fadli Zon dan Sufmi Dasco, geram terhadap apa yang dilakukan La Nyalla. Namun, kata dia, partainya saat ini masih melihat terlebih dahulu langkah-langkah yang dilakukan pihak La Nyalla dan menunggu instruksi dari Prabowo.

    "Kita melihat perkembangan dua sampai tiga hari ini. Akan tetapi dari Bos (Prabowo) kami belum memberikan perintah mengambil langkah tegas untuk melaporkan La Nyalla," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.