Minggu, 18 Februari 2018

Alasan Kepala BIN Budi Gunawan Jadi Pengurus Dewan Masjid

Reporter:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

Editor:

Kodrat Setiawan

Sabtu, 13 Januari 2018 07:12 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alasan Kepala BIN Budi Gunawan Jadi Pengurus Dewan Masjid

    Komjen Pol Budi Gunawan usai dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di Istana Negara, Jakarta, 9 September 2016. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Majelis Pakar Dewan Masjid Indonesia pada masa khidmat 2017-2022 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018. Sejumlah pejabat negara juga masuk kepengurusan DMI seperti Wakil Kepala Polri Komisaris Jendera Syafruddin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

    Kalla menuturkan hadirnya para pejabat itu bukan untuk mewakili lembaganya. Mereka masuk kepengurusan sebagai pribadi dengan harapan memberikan nasehat atau petunjuk agar manajemen pengelolaan masjid menjadi lebih baik. "Pak Budi Gunawan bukan sebagai orang BIN, tapi bagaimana memberikan nasihat kepada kita bagaimana masjid itu tidak radikal," kata Kalla di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018.

    Baca juga: Kepala BIN Budi Gunawan Jadi Pengurus Dewan Masjid Indonesia

    "Ada menteri Agraria bukan untuk mengurus tanah masjid, tapi bagaimana masjid punya kepastian hukum. Ada (menteri) Kominfo, bagaimana masjid tersambung satu sama lain," tutur Kalla.

    Selain pejabat negara, ada pula sejumlah pengurus partai politik seperti Aksa Mahmud, Machfud Sidik, dan Salim Al Jufri. Kalla menegaskan keberadaan mereka bersifat pribadi dan tidak mewakili partai politik manapun. "Ini pribadi, sebagai umat yang dekat dengan masjid," kata dia.

    Saat dilantik, Budi mengatakan, "Masjid menjadi salah satu tempat untuk mencerdaskan dan membangun kekuatan ekonomi umat."

    Budi meminta dukungan seluruh rakyat Indonesia agar DMI mampu mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat.

    Menurut Budi, DMI dapat dioptimalkan untuk meningkatkan keimanan, akhlak mulia, kecerdasan umat dan tingkat kesejahteraan.

    Purnawirawan polisi jenderal bintang empat itu menegaskan DMI harus tetap berjalan sesuai jalurnya dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis. Pria biasa disapa BG itu bertekad DMI membantu kesejahteraan umat dan pemersatu umat di Indonesia.

    Muktamar DMI membentuk jajaran kepengurusan DMI periode 2017-2022 yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur pada 10-12 November 2017.

    Budi
    Gunawan tercatat sebagai pensiunan Polri bintang empat per 11 Desember 2017 setelah memasuki usia 58 tahun. Meskipun telah pensiun sebagai anggota Polri, Budi tetap menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

    ANTARA


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.