Minggu, 18 Februari 2018

Ombudsman Siap Terima Pengaduan Soal Pilkada yang Ditolak Bawaslu

Reporter:

Tempo.co

Editor:

Kukuh S. Wibowo

Jumat, 12 Januari 2018 18:44 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ombudsman Siap Terima Pengaduan Soal Pilkada yang Ditolak Bawaslu

    Anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu dan Adrianus Meliala di kantor Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan. TEMPO/Maya Ayu

    TEMPO.CO, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Basawlu) terkait dengan masalah pelaporan dan pengawasan pemilihan kepala daerah serentak 2018. "Ombusdman siap menerima pengaduan terkait pilkada," ujar anggota Ombudsman, Adrianus Meliala, di kantornya, Jumat, 12 Januari 2018.

    Menurut Adrianus, secara prosedur Ombudsman boleh menerima laporan-laporan terkait dengan pilkada, termasuk laporan yang ditolak oleh Bawaslu. "Jika ada, boleh," katanya.

    Baca: Ada 19 Calon Tunggal di Pilkada 2018

    Namun, kata Adrianus, sebelum menerima limpahan pengaduan, Ombudsman lebih dulu akan mempelajari alasan mengapa laporan tersebut ditolak oleh Bawaslu. Menurut dia, tentu ada dasar yang jelas untuk sebuah institusi negara badan pengawas menolak sebuah laporan. "Bukan berarti nanti ada pengaduan antarlembaga," ujarnya.

    Dari pilkada sebelumnya, kata Adrianus, tidak begitu banyak laporan yang diterima oleh Ombudsman. "Kami akan tetap komunikasi, meski memang ada (laporan) tapi kecil kemungkinannya," kata Adrian.

    Simak: Pilkada 2018 di Jawa Dianggap Kunci Menuju Pilpres 2019

    Pilkada serentak 2018 akan dilaksanakan di 171 daerah, dengan rincian 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Dari pelaksanaan pilkada tersebut diperkirakan bakal timbul banyak masalah yang berujung pada sengketa.

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.