Sabtu, 18 Agustus 2018

Sandiaga Berharap Pilkada 2018 Mencontoh DKI

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga S. Uno. TEMPO/Fardi Bestari

    Sandiaga S. Uno. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, berharap jalannya pilkada serentak 2018 bisa mencontoh pilkada DKI 2017. Sandiaga mengklaim pilkada DKI Jakarta bisa jadi contoh karena berjalan guyub dan rukun. "Mari kita gunakan politik untuk silaturahmi, bukan saling menyikut," kata Sandiaga di Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018.

    Menurut Sandiaga, sebaiknya para calon kepala daerah dapat berfokus pada isu-isu kesejahteraan masyarakat, seperti penyediaan lapangan kerja, pendidikan, gaji guru, dan harga bahan pokok. Dia berujar, calon kepala daerah yang berfokus pada isu itu akan terpilih. "Saya pikir itu harus menjadi fokus utama," ucapnya.

    Baca: Pilkada Brutal Gubernur DKI Jakarta

    Pilkada serentak 2018 akan diikuti 171 daerah di Indonesia. Pilkada akan dilakukan pada Juni 2018. Dari 34 provinsi di Indonesia, 17 di antaranya akan menggelar pilkada, diikuti dengan 39 kota dan 115 kabupaten.

    Partai Gerakan Indonesia Raya, yang mengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam pilkada DKI 2017, diketahui akan mengusung beberapa calon di sejumlah daerah. Salah satunya mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, yang akan berlaga dalam pilkada Jawa Tengah.

    Infografis: Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta Arjuna tanpa Sabuk

    Meski mengaku sibuk, Sandiaga Uno membuka kemungkinan untuk ikut berkampanye dalam pilkada 2018 di daerah-daerah. "Demi pilkada yang lebih baik, guyub, dan rukun," tuturnya.

    M. ROSSENO AJI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.