Soal Baju di Sidang, Setya Novanto: Dibawain Batik Cuma Satu

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setya Novanto, tersangka kasus korupsi e- ktp sesaat sebelum sidang dimulai di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 11 Januari 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur

    Setya Novanto, tersangka kasus korupsi e- ktp sesaat sebelum sidang dimulai di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 11 Januari 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto menjalani sidang pemeriksaan saksi dalam kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta hari ini, Kamis, 11 Januari 2018. Saat sidang, Setya mengenakan batik lengan panjang berwarna cokelat.

    Setya yang datang ke ruang sidang sebelum sidang mulai duduk di kursi pengunjung di baris kedua. Saat ditanya sekilas baju yang dikenakan saat persidangan tidak berganti, Setya tersenyum. "Dibawain cuma satu." kata Setya di Pengadilan Tipikor Kamis.

    Baca juga: Hadiri Sidang Korupsi E-KTP Hari Ini, Setya Novanto Senyum

    Setya yang duduk tanpa didampingi istri, kembali tersenyum saat diberi masukan agar minta istri membawakan baju batik dengan model dan warna yang berbeda. Saran tersebut disampaikan wartawan agar dia tampak berbeda saat diambil gambar oleh wartawan.

    Sidang hari ini mulai memeriksa saksi yang didatangkan pihak jaksa penuntut umum. Sebanyak empat orang yang akan diperiksa oleh majelis hakim. Pengunjung sidang yang hadir tampak istri Setya, Deisti Astriani Tagor dan Idrus Marham dari Golkar. Juga terlihat satu deret pengunjung memakai kemeja kuning cerah dengan tulisan Persatuan Loyalis Golongan Karya pada bagian punggung.

    Minggu lalu, Setya menjalani sidang putusan sela. Majelis hakim menolak eksepsi atau keberatan Setya. Hakim menilai materi dakwaan JPU KPK telah memenuhi syarat formil dan materiil.

    Setya Novanto
    menjadi terdakwa dari kasus korupsi e-KTP karena dianggap merugikan negara. Menurut jaksa KPK, Setya diduga nenerima uang sebesar US $ 7,3 juta dari proyek tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?