Pengacara Fredrich Yunadi Akan ke KPK Siang Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fredrich menyebut dirinya menyukai barang mewah, termasuk mobil dan motor gede. Dia juga suka memakai barang-barang branded untuk sehari-hari, dari baju, sepatu, tas, hingga jam tangan.

    Fredrich menyebut dirinya menyukai barang mewah, termasuk mobil dan motor gede. Dia juga suka memakai barang-barang branded untuk sehari-hari, dari baju, sepatu, tas, hingga jam tangan. "Tas saya setiap hari saya ganti, lha tasnya memang banyak. Baju, arloji, setiap hari saya ganti. Saya bukan pamer, tapi saya pakai. Itu kan sehari-hari saja. Jadi supaya dimaklumi, saya bukan pamer, saya memang sehari-hari begitu," ujarnya. TEMPO/ Mahanizar

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara advokat Fredrich Yunadi, Sapriyanto Refa, akan mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 11 Januari 2018. "Datang jam 11-an," kata Refa, saat dihubungi Tempo, Kamis.

    Refa enggan menjelaskan maksud kedatangannya. Ia juga tak memberi tahu apakah ia akan datang bersama kliennya. "Tunggu aja, ya," ujarnya.

    Baca:
    Jadi Tersangka, Fredrich Yunadi: Advokat Tidak...
    Fredrich Yunadi dan Bimanesh Diduga...

    Fredrich adalah bekas pengacara terdakwa korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Setya Novanto. KPK menetapkan advokat itu sebagai tersangka karena diduga merintangi kasus penanganan e-KTP (obstruction of justice). KPK menyangka Fredrich Yunadi dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, merintangi atau menggagalkan penyidikan terhadap Setya.

    "FY dan BST diduga bekerja sama untuk memasukkan tersangka SN (Setya Novanto) ke rumah sakit untuk dirawat inap dengan data-data medis yang diduga dimanipulasi," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, di kantornya, Rabu, 10 Januari 2018.

    Baca juga:
    Fredrich Yunadi Sempat Kaget Tahu Dirinya...
    Cerita Pencekalan Fredrich Yunadi Versi Imigrasi

    Basaria mengatakan manipulasi data medis dilakukan setelah Setya mengalami kecelakaan pada 16 November 2017. Manipulasi data medis itu bertujuan menghindari panggilan dan pemeriksaan terhadap Setya oleh penyidik KPK.

    Sebelum akhirnya ditahan, Setya mengalami kecelakaan mobil di kawasan Permata Hijau pada 15 November 2017. Malam itu, mobil yang ditumpangi Setya menabrak tiang listrik. Akibat kejadian tersebut, Setya segera dibawa ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan. Padahal, kata Basaria, Setya diagendakan diperiksa KPK sebagai tersangka korupsi e-KTP pada hari itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.